Gambaran Betapa Berbahayanya Grok AI Bagi Perempuan dan Anak-anak di Ruang Digital
Lusi mahgriefie
Kamis, 15 Januari 2026 - 10:17 WIB
Ilustrasi: aljazeera.com
Gambaran mengenai betapa berbahayanya Grok AI, fitur yang ada di platform X terhadap banyak orang khususnya perempuan dan anak-anak, dijelaskan secara nyata oleh Zoe Kleinman, seorang Editor Teknologi di Inggris.
Kleinman yang juga berprofesi sebagai jurnalis dan presenter itu memberi contoh tiga foto dirinya yang berbeda. Dari tiga foto itu, hanya satu yang asli dan dua lainnya merupakan hasil "olahan" Grok AI.
(Foto Zoe Kleinman. sumber: bbc.com)
"(Terlihat) sangat meyakinkan. Saya tidak pernah kenakan setelan baju ski warna kuning atau jaket merah-biru. Foto yang di tengah adalah foto yang asli tapi saya tidak tahu bagaimana saya bisa membuktikan itu asli jika diperlukan, sebab dua foto lainnya (tampak nyata)," kata Kleinman melansir bbc.com, Kamis (15/1/2026).
Namun di sini, lanjut dia, Grok dihujani kecaman karena menampilkan gambar wanita yang telanjang, bukan mengenakan pakaian kembali dan melakukannya tanpa persetujuan mereka.
Grok membuat gambar orang-orang berbikini, atau lebih buruk lagi, atas permintaan orang lain. Dan membagikan hasilnya secara publik di jejaring sosial X.
Ada juga bukti bahwa Grok telah menghasilkan gambar-gambar seksualisasi anak-anak.
Kleinman yang juga berprofesi sebagai jurnalis dan presenter itu memberi contoh tiga foto dirinya yang berbeda. Dari tiga foto itu, hanya satu yang asli dan dua lainnya merupakan hasil "olahan" Grok AI.
(Foto Zoe Kleinman. sumber: bbc.com)
"(Terlihat) sangat meyakinkan. Saya tidak pernah kenakan setelan baju ski warna kuning atau jaket merah-biru. Foto yang di tengah adalah foto yang asli tapi saya tidak tahu bagaimana saya bisa membuktikan itu asli jika diperlukan, sebab dua foto lainnya (tampak nyata)," kata Kleinman melansir bbc.com, Kamis (15/1/2026).
Namun di sini, lanjut dia, Grok dihujani kecaman karena menampilkan gambar wanita yang telanjang, bukan mengenakan pakaian kembali dan melakukannya tanpa persetujuan mereka.
Grok membuat gambar orang-orang berbikini, atau lebih buruk lagi, atas permintaan orang lain. Dan membagikan hasilnya secara publik di jejaring sosial X.
Ada juga bukti bahwa Grok telah menghasilkan gambar-gambar seksualisasi anak-anak.