home global news

Danantara Jadi "Senjata" Baru di Davos, Indonesia Perkuat Posisi sebagai Mitra Investasi Global

Ahad, 18 Januari 2026 - 11:07 WIB
Danantara Jadi Senjata Baru di Davos, Indonesia Perkuat Posisi sebagai Mitra Investasi Global
LANGIT7.ID-Jakarta; Kehadiran Danantara Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos dipandang sebagai strategi diplomasi ekonomi yang lebih agresif dan terfokus. Menurut Menteri Perdagangan periode 2011-2014, Gita Wirjawan, lembaga pengelola investasi itu bukan sekadar delegasi tambahan, melainkan "senjata strategis" utama untuk menarik modal dan kemitraan global.

"Dalam panggung seperti WEF, kita perlu menunjukkan alat dan kapasitas konkret, bukan hanya janji. Kehadiran Danantara mengirim pesan bahwa Indonesia memiliki mekanisme yang profesional dan berkelas dunia untuk mengelola kolaborasi modal," ujar Gita, Kamis (16/1).

Ia menggarisbawahi bahwa posisi Danantara sebagai alokator modal dapat menggeser pola dialog Indonesia di tingkat global—dari yang semula lebih banyak sebagai penerima investasi, menjadi mitra yang setara dalam distribusi dan pengelolaan dana skala besar.

"Negara-negara seperti Singapura telah lama menggunakan 'kuda troya' investasi seperti Temasek untuk membangun pengaruh ekonomi global. Sekarang, Indonesia memiliki instrumen serupa dengan mandat yang jelas. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa kita tak hanya pasar, tetapi juga pemain dengan koneksi dan kapasitas pengelolaan yang sophisticated," jelas Chairman Ancora Group tersebut.

Menurut Gita, Danantara dapat menjadi jembatan utama untuk menjawab dua tantangan persepsi global tentang Indonesia: kerumitan regulasi dan ketidakpastian risiko. Dengan portofolio dan tata kelolanya, lembaga ini dapat "menerjemahkan" peluang Indonesia menjadi produk investasi yang lebih terstruktur dan mudah diakses komunitas keuangan internasional.

"Di Davos, mereka bisa berdialog langsung dengan sovereign wealth fund global, CEO korporasi multinasional, dan pemodal institusional. Ini jaringan yang sangat bernilai untuk menarik bukan hanya uang, tetapi juga teknologi, inovasi, dan akses pasar," tambahnya.

Sepakat dengan pandangan tersebut, Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia, Mohamad Al-Arief, mengonfirmasi bahwa WEF 2026 akan menjadi debut strategis lembaganya di panggung ekonomi paling elite dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya