PUPR Komitmen Bangun PSU pada Perumahan MBR
Ahmad zuhdi
Senin, 11 Oktober 2021 - 21:23 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong terwujudnya rumah layak huni dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Foto: Dok. Kemen PUPR
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong terwujudnya rumah layak huni dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Salah satunya melalui pemberian Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) untuk perumahan bersubsidi di Provinsi Sulawesi Utara.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan, adanya bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah. "Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
Baca Juga:Kementerian PUPR Gandeng BNSP Uji Asesor Badan Usaha Jasa Konstruksi
Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur menjelaskan bahwa selain untuk mendorong pembangunan rumah MBR, penyaluran bantuan PSU juga dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk ikut bekerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT) bidang perumahan.
“Melalui bantuan PSU ini kami harap para pengembang dapat memiliki semangat untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi. Kami juga ingin mendorong masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky W. Lahope menerangkan, jumlah bantuan PSU yang disalurkan Kementerian PUPR di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2021 sebanyak 1.902 unit. Bantuan PSU yang disalurkan berupa peningkatan jalan di lingkungan perumahan MBR. Lokasi pembangunan PSU tersebar di 19 lokasi perumahan.
Baca Juga:Resmikan PLBN di Sota, Jokowi: Kawasan Perbatasan Merupakan Beranda Terdepan Indonesia
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan, adanya bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah. "Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
Baca Juga:Kementerian PUPR Gandeng BNSP Uji Asesor Badan Usaha Jasa Konstruksi
Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur menjelaskan bahwa selain untuk mendorong pembangunan rumah MBR, penyaluran bantuan PSU juga dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk ikut bekerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT) bidang perumahan.
“Melalui bantuan PSU ini kami harap para pengembang dapat memiliki semangat untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi. Kami juga ingin mendorong masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky W. Lahope menerangkan, jumlah bantuan PSU yang disalurkan Kementerian PUPR di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2021 sebanyak 1.902 unit. Bantuan PSU yang disalurkan berupa peningkatan jalan di lingkungan perumahan MBR. Lokasi pembangunan PSU tersebar di 19 lokasi perumahan.
Baca Juga:Resmikan PLBN di Sota, Jokowi: Kawasan Perbatasan Merupakan Beranda Terdepan Indonesia