Cara Dian Sastro Ngintip Isi Kepala Penonton Gen Z: Jadi Dosen di UI
Esti setiyowati
Selasa, 27 Januari 2026 - 21:37 WIB
Dian Sastrowardoyo. Foto: Instagram/therealdisast.
Dunia akademis menjadi babak baru bagi aktris Dian Sastrowardoyo. Menjabat sebagai dosen tetap di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia,Dian merasa menemukan ruang bertumbuh.
Baginya, berdiskusi dengan mahasiswa muda adalah jembatan untuk memahami hal-hal baru yang belum pernah ia temui sebelumnya.
"Satu, kalau ngajar tuh kita belajar dua kali. Kedua, kalau kita selalu ngebuka diri, apa yang bisa diskusi sama generasi yang lebih muda, kita tuh jadi lebih seger gitu loh, jadi lebih ngerti the pulse of the audience," kata Dian Sastro dalam podcast dengan Raditya Dika, dilihat LANGIT7.ID, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Dian Sastro Rayakan HUT ke-43 dengan Bertilawah di Malam Nuzulul Qur'an
Sebagai sosok yang aktif di depan maupun di balik layar, Dian Sastro merasa penting untuk terus menyelaraskan perspektifnya dengan dinamika dunia saat ini melalui kacamata generasi muda.
Menurutnya, langkah ini begitu krusial, mengingat generasi muda adalah audiens utama bagi karya-karya film yang diproduksinya.
"Audiens kan juga makin muda ya, kitanya makin tua. Cuma dengan kita punya interaksi sama mereka, kita jadi lebih ngerti gitu, mereka tuh cara pikirnya ke mana sih," ucap Dian.
Baginya, berdiskusi dengan mahasiswa muda adalah jembatan untuk memahami hal-hal baru yang belum pernah ia temui sebelumnya.
"Satu, kalau ngajar tuh kita belajar dua kali. Kedua, kalau kita selalu ngebuka diri, apa yang bisa diskusi sama generasi yang lebih muda, kita tuh jadi lebih seger gitu loh, jadi lebih ngerti the pulse of the audience," kata Dian Sastro dalam podcast dengan Raditya Dika, dilihat LANGIT7.ID, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Dian Sastro Rayakan HUT ke-43 dengan Bertilawah di Malam Nuzulul Qur'an
Sebagai sosok yang aktif di depan maupun di balik layar, Dian Sastro merasa penting untuk terus menyelaraskan perspektifnya dengan dinamika dunia saat ini melalui kacamata generasi muda.
Menurutnya, langkah ini begitu krusial, mengingat generasi muda adalah audiens utama bagi karya-karya film yang diproduksinya.
"Audiens kan juga makin muda ya, kitanya makin tua. Cuma dengan kita punya interaksi sama mereka, kita jadi lebih ngerti gitu, mereka tuh cara pikirnya ke mana sih," ucap Dian.