Punya Potensi Besar dalam Ekonomi Nasional, IAEI Dukung Perbankan Syariah
Mahmuda attar hussein
Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:25 WIB
Ilustrasi perbankan syariah. Foto: Langit7
Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) banyak memiliki SDM berkompeten yang berasal dari kalangan praktisi berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Praktisi tersebut tidak hanya berlatar belakang dari ekonomi syariah, tapi juga mereka yang peduli terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
IAEI secara spesifik memberikan dukungan dan kontribusinya dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dari sisi bidang keilmuan. Saat ini, berbagai perguruan tinggi di tanah air telah memiliki program studi ekonomi dan keuangan syariah.
Bidang Pengembangan Perbankan Syariah DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Delyuzar Syamsi mengatakan, dari fungsi IAEI tersebut diharapkan akan meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat luas terhadap ekonomi dan keuangan syariah itu sendiri.
“Kalau kita lihat pasar perbankan syariah yang sekitar tujuh persen, tapi dibalik itu kita punya potensi dan peluang 93 persen. Peluang inilah yang harus perhatian pelaku perbankan syariah untuk bisa menghasilkan produk dan layanan yang bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya di Podcast #2 iB Vaganza-BIK 2021: Tabungan dan Pembiayaan Syariah, Solusi untuk Masa Depan Cerah, Senin (11/10).
Baca juga: Jabar Tawarkan Dua Kawasan Industri Rebana ke Investor Timur Tengah
Sebab, lanjut dia, manfaat yang ada dari produk syariah ini luar biasa. Karakter bank syariah memiliki keunggulan sebagai Islamic Financial Institution, yang berbeda dengan perbankan konvensional.
Ia menambahkan, jika produk perbankan konvensional lebih kepada kredit prestasi, maka di perbankan syariah lebih kepada berbagai hasil. Artinya, perbankan syariah mengedepankan layanan dan produknya sesuai dengan syariat Islam.
IAEI secara spesifik memberikan dukungan dan kontribusinya dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dari sisi bidang keilmuan. Saat ini, berbagai perguruan tinggi di tanah air telah memiliki program studi ekonomi dan keuangan syariah.
Bidang Pengembangan Perbankan Syariah DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Delyuzar Syamsi mengatakan, dari fungsi IAEI tersebut diharapkan akan meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat luas terhadap ekonomi dan keuangan syariah itu sendiri.
“Kalau kita lihat pasar perbankan syariah yang sekitar tujuh persen, tapi dibalik itu kita punya potensi dan peluang 93 persen. Peluang inilah yang harus perhatian pelaku perbankan syariah untuk bisa menghasilkan produk dan layanan yang bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya di Podcast #2 iB Vaganza-BIK 2021: Tabungan dan Pembiayaan Syariah, Solusi untuk Masa Depan Cerah, Senin (11/10).
Baca juga: Jabar Tawarkan Dua Kawasan Industri Rebana ke Investor Timur Tengah
Sebab, lanjut dia, manfaat yang ada dari produk syariah ini luar biasa. Karakter bank syariah memiliki keunggulan sebagai Islamic Financial Institution, yang berbeda dengan perbankan konvensional.
Ia menambahkan, jika produk perbankan konvensional lebih kepada kredit prestasi, maka di perbankan syariah lebih kepada berbagai hasil. Artinya, perbankan syariah mengedepankan layanan dan produknya sesuai dengan syariat Islam.