home global news

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, PLN Optimalkan FABA dari PLTU

Senin, 02 Februari 2026 - 14:42 WIB
Ilustrasi proses pencampuran (mixing) Fly Ash Bottom Ash (FABA) ke bahan baku semen untuk kemudian diolah menjadi berbagai produk konstruksi ramah lingkungan. Dok: Humas PLN
LANGIT7.ID-Jakarta; PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) secara berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip Environment, Social, and Governance(ESG). Sepanjang 2025, PLN Group berhasil memanfaatkan hingga 3,44 juta ton FABA atau 103,46% dari total produksi FABA tahun 2025.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pemanfaatan FABA bukan hanya solusi pengelolaan residu pembakaran batu bara, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kini, produk-produk pengolahan FABA PLN yang semakin beragam, telah dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai sektor dan masyarakat sekitar pembangkit listrik.

“PLN memandang FABA sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah. Pemanfaatannya tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, namun juga mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).

Darmawan melanjutkan, dibanding tahun sebelumnya, di tahun 2025 pemanfaatan FABA juga mengalami peningkatan. Dibanding tahun 2024 pemanfaatannya naik 2,44% year on year (yoy) dari sebelumnya 3,40 juta ton.

Bukan hanya itu, sejak 2023, pemanfaatan FABA tercatat telah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Seiring masifnya pemanfaatan FABA sebagai limbah non-B3, timbunan FABA di ash yard menunjukkan tren penurunan sejak 2023.

“Kondisi ini menunjukkan pengelolaan FABA PLN semakin terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus memastikan tidak ada lagi penumpukan residu pembangkitan yang berpotensi berdampak pada lingkungan,” ujar Darmawan.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menjelaskan, saat ini pemanfaatan FABA PLN Group juga telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Hingga Desember 2025, total pengurangan emisi dari pemanfaatan FABA mencapai 166.472 ton CO2 yang berasal dari substitusi semen, subgrade/lapisan dasar jalan, beton pracetak, dan beton ready mix. Selain sektor infrastruktur, FABA juga telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lain, seperti penetralisir air asam tambang dan pembenah tanah yang mendukung sektor pertanian.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya