Kiamat Sudah Dekat: Ketika Transaksi Digital Menghapus Sekat Ruang
Miftah yusufpati
Selasa, 03 Februari 2026 - 05:15 WIB
Kiamat sedang mendekat melalui algoritma belanja yang mengenali keinginan kita sebelum kita menyadarinya. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Dunia hari ini adalah sebuah pasar raksasa yang tidak pernah tidur. Dari pusat perbelanjaan megah yang berdiri bersisian di jantung kota, hingga pasar digital yang hanya berjarak satu ketukan jari di layar gawai, aktivitas perniagaan telah mengepung ruang hidup manusia.
Jika dahulu seorang pengembara harus menempuh perjalanan hari demi hari untuk mencapai pusat niaga, kini pasar datang menghampiri tempat tidur. Namun, dalam perspektif eskatologi Islam, fenomena menyempitnya jarak dan waktu antar-pasar ini bukan sekadar keberhasilan logistik modern, melainkan sebuah pertanda tentang fase akhir sejarah.
‘Awadh bin ‘Ali bin ‘Abdullah dalam buku Mukhtashar Asyraathus Saa’ah al-Shughra wa al-Kubramenjelaskan, fenomena taqarubul aswaq atau berdekatannya pasar ditempatkan sebagai tanda kecil kiamat yang sangat presisi dengan perkembangan teknologi hari ini. Naskah yang diterbitkan oleh Maktab Dakwah Rabwah ini membedah bagaimana perubahan struktur ekonomi ini mencerminkan obsesi manusia pada urusan material.
Landasan nubuatan ini merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu, di mana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَقْتَرِبَ الأَسْوَاقُ
Artinya: Tidak akan terjadi hari kiamat hingga zaman semakin singkat dan pasar-pasar semakin berdekatan.
Paradoks Kedekatan Fisik dan Digital
Jika dahulu seorang pengembara harus menempuh perjalanan hari demi hari untuk mencapai pusat niaga, kini pasar datang menghampiri tempat tidur. Namun, dalam perspektif eskatologi Islam, fenomena menyempitnya jarak dan waktu antar-pasar ini bukan sekadar keberhasilan logistik modern, melainkan sebuah pertanda tentang fase akhir sejarah.
‘Awadh bin ‘Ali bin ‘Abdullah dalam buku Mukhtashar Asyraathus Saa’ah al-Shughra wa al-Kubramenjelaskan, fenomena taqarubul aswaq atau berdekatannya pasar ditempatkan sebagai tanda kecil kiamat yang sangat presisi dengan perkembangan teknologi hari ini. Naskah yang diterbitkan oleh Maktab Dakwah Rabwah ini membedah bagaimana perubahan struktur ekonomi ini mencerminkan obsesi manusia pada urusan material.
Landasan nubuatan ini merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu, di mana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَقْتَرِبَ الأَسْوَاقُ
Artinya: Tidak akan terjadi hari kiamat hingga zaman semakin singkat dan pasar-pasar semakin berdekatan.
Paradoks Kedekatan Fisik dan Digital