Perpaduan Alam dan Budaya, Keunggulan Desa Wisata Tinalah
Mahmuda attar hussein
Selasa, 12 Oktober 2021 - 19:30 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi Desa Wisata Tinalah. Kemeparekraf
Dengan kekayaan sumber daya alam, didukung dengan budaya kearifan lokalnya, membuat Desa Wisata Tinalah masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Desa Wisata Tinalah, yang terletak dk Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini agar dapat mengoptimalkan potensi wisata alam dan budaya. Hal itu dilakukan guna mampu bangkit di tengah situasi pandemi.
Seperti diketahui, desa wisata yang berada di perbukitan Menoreh itu masuk 50 besar ADWI 2021, dari 1.831 desa wisata yang mendaftar di seluruh Indonesia. Hal itu menjadi potensi yang harus dioptimalkan, lantaran unsur wisata alam dan budaya yang begitu kuat.
“Pentingnya manajemen desa wisata untuk mengenali potensi desa dan mengoptimalkannya. Sehingga dapat menyejahterakan masyarakat serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Terlebih di tengah pandemi, hal itu sebagai salah satu upaya bangkit di saat sulit,” kata Sandiaga saat berkunjung ke Desa Wisata Tinalah, Senin (11/10).
Baca juga: Sandiaga Beri Pendampingan Penerapan CHSE di Desa Wisata Sumberbulu
Desa Wisata Tinalah merupakan desa wisata yang terletak di kawasan Sungai Tinalah dan Pegunungan Menoreh. Di dalamnya terdapat perpaduan konsep alam dan nilai budaya dengan slogan “Pesona Alam dan Budaya”.
Nama Desa Wisata Tinalah diambil dari nama Sungai Tinalah. Uniknya, Desa Wisata Tinalah berada di area bukit paling bawah, sehingga tamu yang datang merasakan sebuah kenyamanan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Desa Wisata Tinalah, yang terletak dk Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini agar dapat mengoptimalkan potensi wisata alam dan budaya. Hal itu dilakukan guna mampu bangkit di tengah situasi pandemi.
Seperti diketahui, desa wisata yang berada di perbukitan Menoreh itu masuk 50 besar ADWI 2021, dari 1.831 desa wisata yang mendaftar di seluruh Indonesia. Hal itu menjadi potensi yang harus dioptimalkan, lantaran unsur wisata alam dan budaya yang begitu kuat.
“Pentingnya manajemen desa wisata untuk mengenali potensi desa dan mengoptimalkannya. Sehingga dapat menyejahterakan masyarakat serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Terlebih di tengah pandemi, hal itu sebagai salah satu upaya bangkit di saat sulit,” kata Sandiaga saat berkunjung ke Desa Wisata Tinalah, Senin (11/10).
Baca juga: Sandiaga Beri Pendampingan Penerapan CHSE di Desa Wisata Sumberbulu
Desa Wisata Tinalah merupakan desa wisata yang terletak di kawasan Sungai Tinalah dan Pegunungan Menoreh. Di dalamnya terdapat perpaduan konsep alam dan nilai budaya dengan slogan “Pesona Alam dan Budaya”.
Nama Desa Wisata Tinalah diambil dari nama Sungai Tinalah. Uniknya, Desa Wisata Tinalah berada di area bukit paling bawah, sehingga tamu yang datang merasakan sebuah kenyamanan.