home sports

PB Djarum Asah Mental Atlet Muda Lewat Format Beregu di Kejuaraan Klub Mitra 2026

Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:10 WIB
PB Djarum Asah Mental Atlet Muda Lewat Format Beregu di Kejuaraan Klub Mitra 2026

LANGIT7.ID-Jakarta; Simulasi pertandingan beregu menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus pada 9-14 Februari. Perubahan format ini sengaja diterapkan untuk memperkuat aspek mental para pebulutangkis muda saat bersaing dalam format tim.

Turnamen yang telah rutin bergulir sejak 2022 ini diikuti oleh 518 atlet yang berasal dari 25 klub mitra serta 3 klub undangan. Pada edisi 2026, kompetisi dibagi dalam tiga kategori besar, yakni nomor perorangan untuk kelompok usia U-9 dan U-11, format beregu putra dan putri untuk U-13, serta kategori beregu campuran bagi kelompok U-15.

Sigit Budiarto selaku Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 menjelaskan bahwa modifikasi sistem pertandingan ini merupakan langkah strategis agar para atlet terbiasa dengan atmosfer kompetisi beregu sebelum naik ke level yang lebih tinggi.

"Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman," kata Sigit dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).

Tujuan pengenalan format beregu ini adalah untuk menyiapkan pondasi bagi para atlet yang diproyeksikan akan membela tim nasional di berbagai kejuaraan internasional pada masa depan.

"Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi," jelas Sigit lagi.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini berfungsi sebagai ruang diskusi bagi pengurus dan pelatih dari berbagai daerah untuk menyelaraskan standar pembinaan dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi tiap klub.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya