Berkat Diplomasi dan Pengaruh Prabowo, Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza
Sururi al faruq
Jum'at, 20 Februari 2026 - 22:11 WIB
Berkat Diplomasi dan Pengaruh Prabowo, Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Prabowo memang patut diacungi jempol. Berkat diplomasi dan pengaruhnya di dunia internasional yang makin kuat, bikin Indonesia kini menjadi negara yang disegani. Efek dari pengaruh yang besar ini, Indonesia telah mengambil peran sebagai wakil komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza. Keputusan ini setelah Indonesia menerima tawaran Amerika Serikat untuk posisi tersebut.
Pengumuman penunjukan ini disampaikan pada 19 Februari dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden AS Donald Trump. Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, menyatakan, "Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF."
"Dengan langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi masa depan yang sejahtera dan perdamaian abadi."
Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang berada di Washington untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian, mengatakan bahwa ia akan mengerahkan pasukan ke Gaza sebagai bagian dari ISF dalam waktu dua bulan.
Prabowo menambahkan bahwa tim pendahulu mungkin akan dikirim lebih dulu ke Gaza untuk memetakan wilayah dan melakukan analisis risiko, seraya menegaskan kembali bahwa Indonesia telah dipercaya memegang peran kepemimpinan.
"Mereka meminta kita menjadi wakil komandan," demikian pernyataan Prabowo yang dikutip oleh kantor berita Antara, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan menunjuk perwira terbaiknya untuk posisi tersebut.
Sebelumnya, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengirim hingga 8.000 tentara ke Gaza pada bulan April sebagai bagian dari ISF, menjadikannya negara pertama yang secara terbuka mengirimkan pasukan untuk misi pemeliharaan perdamaian semacam itu.
Pengumuman penunjukan ini disampaikan pada 19 Februari dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden AS Donald Trump. Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, menyatakan, "Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF."
"Dengan langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi masa depan yang sejahtera dan perdamaian abadi."
Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang berada di Washington untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian, mengatakan bahwa ia akan mengerahkan pasukan ke Gaza sebagai bagian dari ISF dalam waktu dua bulan.
Prabowo menambahkan bahwa tim pendahulu mungkin akan dikirim lebih dulu ke Gaza untuk memetakan wilayah dan melakukan analisis risiko, seraya menegaskan kembali bahwa Indonesia telah dipercaya memegang peran kepemimpinan.
"Mereka meminta kita menjadi wakil komandan," demikian pernyataan Prabowo yang dikutip oleh kantor berita Antara, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan menunjuk perwira terbaiknya untuk posisi tersebut.
Sebelumnya, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengirim hingga 8.000 tentara ke Gaza pada bulan April sebagai bagian dari ISF, menjadikannya negara pertama yang secara terbuka mengirimkan pasukan untuk misi pemeliharaan perdamaian semacam itu.