home global news

Iran Pasca Khamenei, Pembentukan Dewan Darurat dan Teka-Teki Suksesi Pemimpin Tertinggi

Senin, 02 Maret 2026 - 07:00 WIB
Iran Pasca Khamenei, Pembentukan Dewan Darurat dan Teka-Teki Suksesi Pemimpin Tertinggi. Foto: Ist.
Berakhirnya era kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei selama hampir empat dekade memicu ketidakpastian besar bagi masa depan Iran.

Pasca-tewasnya sang Pemimpin Tertinggi dalamserangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel, teka-teki mengenai suksesi kekuasaan yang rumit mulai menjadi sorotan utama dunia.

Dilansir dari AP, Iran telah membentuk dewan kepemimpinan sementara pada Ahad (1/3/2026) untuk mengambil alih roda pemerintahan negara, sesuai amanat konstitusi.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Iran Berjanji Akan Balas Dendam ke AS dan Israel

Dewan transisi tersebut terdiri dari Presiden reformis Iran Masoud Pezeshkian dan Kepala Peradilan Gholamhossein Mohseni Ejei, bersama anggota Dewan Penjaga yang ditunjuk oleh Dewan Kebijaksanaan.

Meski dewan ini memegang kendali eksekutif untuk sementara, Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama senior tetap memegang mandat hukum untuk segera menunjuk pengganti tetap Pemimpin Tertinggi, sesuai hukum Iran.

Panel tersebut seluruhnya terdiri dari ulama Syiah yang dipilih setiap delapan tahun sekali. Namun, setiap kandidat harus melewati filter ketat dari Dewan Penjaga Konstitusi, sebuah badan pengawas yang dikenal gemar menjegal calon-calon yang dianggap tidak sejalan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya