Mimpi Si Cantik di Indian Wells Gagal Lagi, Ditumbangkan si Seksi Anisimova 6-1, 6-1
Sururi al faruq
Senin, 09 Maret 2026 - 10:36 WIB
Mimpi Si Cantik di Indian Wells Gagal Lagi, Ditumbangkan si Seksi Anisimova 6-1, 6-1
LANGIT7.ID-California; Ambisi petenis cantik Emma Raducanu untuk kembali ke gaya bermain terbaiknya harus kandas secara menyakitkan. Petenis Inggris itu dihancurkan oleh si seksi Amanda Anisimova di ajang Indian Wells Open, hanya beberapa saat setelah ia mengumumkan perpisahannya dengan pelatih Francisco Roig.
Si cantik Raducanu sebelumnya menyatakan ingin tampil lebih lepas dan mengandalkan instingnya dari baseline. Hal ini ia ungkapkan setelah Roig memilih mundur dari tim kepelatihannya, dengan alasan visi mereka berbeda. Roig sendiri dikenal ingin menambahkan variasi dalam permainan Raducanu, karena merasa pukulan dasarnya tidak cukup kuat untuk bersaing dengan pemain-pemain seperti Anisimova.
"Saat ini, yang terpenting adalah mengembalikan insting saya, kembali terhubung dengan diri saya sendiri," ujar Raducanu jelang laga perdananya di Indian Wells.
"Sudah terlalu banyak orang yang memberi tahu saya apa yang harus dilakukan, bagaimana harus bermain. Itu tidak selalu cocok."
"Jadi saya ingin kembali ke cara bermain alami saya. Butuh waktu untuk mempelajarinya lagi karena hal itu sepertinya sempat 'dilatih' keluar dari diri saya."
Raducanu memang sempat memberi perlawanan sengit kepada petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, di Wimbledon dan Cincinnati Open tahun lalu. Namun, ia juga pernah dihancurkan Iga Swiatek di Prancis Terbuka, serta dikalahkan telak oleh Elena Rybakina di AS Open beberapa bulan lalu.
Terlepas dari kekalahan-kekalahan itu, Raducanu tampaknya masih percaya diri bisa mengimbangi kekuatan para pemukul keras seperti Anisimova. Sayangnya, keyakinan itu luntur sudah setelah ia dilibas 6-1, 6-1 di Indian Wells.
Si cantik Raducanu sebelumnya menyatakan ingin tampil lebih lepas dan mengandalkan instingnya dari baseline. Hal ini ia ungkapkan setelah Roig memilih mundur dari tim kepelatihannya, dengan alasan visi mereka berbeda. Roig sendiri dikenal ingin menambahkan variasi dalam permainan Raducanu, karena merasa pukulan dasarnya tidak cukup kuat untuk bersaing dengan pemain-pemain seperti Anisimova.
"Saat ini, yang terpenting adalah mengembalikan insting saya, kembali terhubung dengan diri saya sendiri," ujar Raducanu jelang laga perdananya di Indian Wells.
"Sudah terlalu banyak orang yang memberi tahu saya apa yang harus dilakukan, bagaimana harus bermain. Itu tidak selalu cocok."
"Jadi saya ingin kembali ke cara bermain alami saya. Butuh waktu untuk mempelajarinya lagi karena hal itu sepertinya sempat 'dilatih' keluar dari diri saya."
Raducanu memang sempat memberi perlawanan sengit kepada petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, di Wimbledon dan Cincinnati Open tahun lalu. Namun, ia juga pernah dihancurkan Iga Swiatek di Prancis Terbuka, serta dikalahkan telak oleh Elena Rybakina di AS Open beberapa bulan lalu.
Terlepas dari kekalahan-kekalahan itu, Raducanu tampaknya masih percaya diri bisa mengimbangi kekuatan para pemukul keras seperti Anisimova. Sayangnya, keyakinan itu luntur sudah setelah ia dilibas 6-1, 6-1 di Indian Wells.