Askrindo Gandeng Bank Tabungan Negara, Fasilitas Kontra Bank Garansi Capai Rp1,5 Triliun
Tim langit 7
Senin, 09 Maret 2026 - 15:18 WIB
Askrindo Gandeng Bank Tabungan Negara, Fasilitas Kontra Bank Garansi Capai Rp1,5 Triliun
LANGIT7.ID-Jakarta; Kerja sama fasilitas Commercial Line Facility Kontra Bank Garansi antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) diproyeksikan membuka ruang ekspansi bisnis hingga Rp1,5 triliun. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat dukungan penjaminan bagi berbagai proyek produktif di sektor konstruksi maupun non-konstruksi.
Melalui skema tersebut, penerbitan bank garansi diharapkan memiliki kepastian yang lebih kuat sekaligus meminimalkan potensi risiko. Dukungan penjaminan menjadi penting terutama bagi pelaku usaha yang mengikuti proses tender atau menjalankan proyek yang membutuhkan jaminan dari lembaga keuangan.
Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan, fasilitas dengan kapasitas besar ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek-proyek usaha yang membutuhkan dukungan penjaminan.
"Dengan kapasitas fasilitas hingga Rp1,5 triliun, kami optimistis dapat mendorong akselerasi proyek-proyek produktif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha," kata Budhi dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
Menurut Budhi, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi Askrindo dalam memperluas jangkauan pasar suretyship sekaligus memperkuat sinergi dengan sektor perbankan nasional.
Selain itu, penguatan lini bisnis commercial line juga menjadi bagian dari langkah transformasi perusahaan. Askrindo tengah berupaya meningkatkan porsi portofolio non-program sambil menjaga kualitas aset dan memperkuat pengelolaan risiko.
Sinergi dengan BTN dinilai dapat mempertegas posisi Askrindo sebagai salah satu pelaku utama di industri penjaminan dan asuransi kredit nasional.
Melalui skema tersebut, penerbitan bank garansi diharapkan memiliki kepastian yang lebih kuat sekaligus meminimalkan potensi risiko. Dukungan penjaminan menjadi penting terutama bagi pelaku usaha yang mengikuti proses tender atau menjalankan proyek yang membutuhkan jaminan dari lembaga keuangan.
Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan, fasilitas dengan kapasitas besar ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek-proyek usaha yang membutuhkan dukungan penjaminan.
"Dengan kapasitas fasilitas hingga Rp1,5 triliun, kami optimistis dapat mendorong akselerasi proyek-proyek produktif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha," kata Budhi dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
Menurut Budhi, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi Askrindo dalam memperluas jangkauan pasar suretyship sekaligus memperkuat sinergi dengan sektor perbankan nasional.
Selain itu, penguatan lini bisnis commercial line juga menjadi bagian dari langkah transformasi perusahaan. Askrindo tengah berupaya meningkatkan porsi portofolio non-program sambil menjaga kualitas aset dan memperkuat pengelolaan risiko.
Sinergi dengan BTN dinilai dapat mempertegas posisi Askrindo sebagai salah satu pelaku utama di industri penjaminan dan asuransi kredit nasional.