home lifestyle muslim

Jejak Syiar di Meja Makan, Tradisi Bukber Diakui Dunia sebagai Warisan Budaya

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:29 WIB
Ilustrasi bukber. Foto: Ist.
Tradisi buka puasa bersama atau yang akrab kita sebut “Bukber,” kini bukan sekadar ritual pelepas dahaga bagi masyarakat Muslim. Fenomena sosial ini telah resmi diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Sekretaris UmumPimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pengakuan internasional ini adalah buah dari ekspresi keberagamaan yang luhur.

Menurut Mu'ti, praktik bukber menunjukkan bagaimana ajaran agama dapat menjadi sumber nilai yang menginspirasi lahirnya budaya yang diterima di kehidupan masyarakat.

Baca juga:Sontek Inspirasi Outfit Bukber Ini, Stylish dan Bikin Tambah Percaya Diri

“Ini adalah sumbangan yang sangat besar dari negeri kita. Budaya bukber tidak hanya menjadi khazanah baru bagi tradisi Islam Indonesia, tapi juga telah menjadi warisan budaya dunia,” ujarnya dalam sebuah siaran pers, dikutip Selasa (10/3/2026).

Sejatinya, tradisi bukber bukanlah tanpa akar. Ia berpucuk pada kemuliaan ajaran Rasulullah SAW. Merujuk pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Mu'ti mengingatkan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan, yakni saat berbuka dan ketika bertemu dengan Rabb-nya.

“Orang yang berpuasa itu memiliki dua kebahagiaan: Ketika berbuka ia bergembira dengan berbukanya, dan ketika bertemu dengan Rabb-nya, ia bergembira karena puasanya,” terang Mu’ti.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya