home masjid

Ramadhan Bercahaya

Puasa, Integritas, dan Masa Depan Perguruan Tinggi

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB
Puasa, Integritas, dan Masa Depan Perguruan Tinggi. Foto: RDK UGM.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Noorhaidi Hasan, menyampaikan refleksi mendalam tentang hubungan antara spiritualitas Ramadhan, etika pribadi, dan tantangan dunia akademik Indonesia di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta.

Ceramah bertajuk “Etika, Integritas, dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia” itu disampaikan di mimbar Ramadan Public Lecture pada Ahad (15/3/2026).

Di hadapan jamaah dan sivitas akademika, ia mengawali ceramah dengan sebuah pertanyaan sederhana namun mendasar, "Mengapa umat Islam perlu mensyukuri kewajiban berpuasa?"

Menurutnya, ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Baca juga: Menghidupkan Spirit Al-Badi, Jalan Umat Menuju Ekosistem Riset yang Berkemajuan

Ramadhan, kata dia, adalah “kawah candradimuka spiritual”, sebuah ruang pendidikan batin yang melatih manusia agar mencapai derajat takwa sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, la‘allakum tattaqun, agar kamu menjadi orang yang bertakwa.

“Puasa bukan hanya soal lapar dan dahaga. Sia-sialah orang yang berpuasa jika yang ia rasakan hanya itu,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya