home global news

Pakistan di Balik Upaya Diplomasi Perang Iran-Amerika, Bakal Menyisihkan India?

Jum'at, 03 April 2026 - 10:55 WIB
Iran memiliki perbatasan sepanjang 900 km (559 mil) dengan Pakistan. Sumber: AFP via BBC
Di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya, seakan muncul satu pemain yang perlahan mengambil panggung, yaitu Pakistan. Negara yang sebelumnya sering dipandang berada di pinggiran diplomasi global itu kini justru tampil sebagai salah satu mediator penting dalam upaya meredakan konflik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pakistan mengklaim akan menjadi mediator dalam upaya diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan kerap menghadapi tekanan internasional, baik karena isu keamanan maupun ekonomi. Namun dalam krisis Iran, Islamabad justru mencoba memposisikan diri sebagai jembatan antara pihak-pihak yang bertikai.

Pakistan aktif melakukan pendekatan diplomatik ke berbagai negara, termasuk menjalin komunikasi dengan Iran, negara-negara Teluk, hingga kekuatan besar dunia. Bahkan, mereka menawarkan diri sebagai tuan rumah pembicaraan damai. Upaya ini didorong oleh kepentingan strategis, mulai dari menjaga stabilitas kawasan hingga mencegah dampak konflik meluas ke wilayahnya sendiri.

Di sisi lain, kerja sama Pakistan dengan China juga terlihat dalam dorongan rencana perdamaian, yang menekankan pentingnya penghentian konflik dan penyelesaian melalui jalur diplomasi. Sebagaimana melansir The Guardian.

Transformasi Pakistan ini tidak terjadi begitu saja. Sejumlah analis menilai bahwa langkah agresif dalam diplomasi, termasuk pendekatan ke Amerika Serikat dan negara-negara Timur Tengah, dinilai telah membantu mengubah citra Pakistan di mata dunia.

Baca juga:Bagaimana Pakistan Bisa Jadi Mediator di Tengah Perang AS-Iran?
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya