Ustadz Abdul Somad Ingatkan Bahaya Hoaks di Era AI: Jangan Asal Percaya dan Share
Nabil
Kamis, 09 April 2026 - 09:25 WIB
Ustadz Abdul Somad Ingatkan Bahaya Hoaks di Era AI: Jangan Asal Percaya dan Share
LANGIT7.ID-Jakarta; Abdul Somad mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di era digital yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya sikap tabayyun atau verifikasi, terutama di tengah maraknya hoaks dan konten berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dalam ceramahnya, ia menyinggung perubahan besar dalam cara informasi tersebar. Jika dulu sumber berita terbatas dan relatif mudah dipercaya, kini setiap orang bisa menjadi penyebar informasi melalui berbagai platform digital.
“Dulu yang bawa berita itu, zaman saya kecil, namanya Dunia Dalam Berita jam sembilan malam TVRI, dulu. Perang antara Irak dengan Iran, kami nunggu beritanya. Tiap malam jam sembilan malam itu PLO, Yasser Arafat, yang bawa berita itu tepercaya, TVRI punya negara. Tapi sekarang, setiap orang punya TV,”ujar Ustadz Abdul Somad dalam webinar Hijrah Bersama UAS, dengan tema Bagaimana Muslimin Menyikapi Krisis, dikutip Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kondisi saat ini membuat masyarakat semakin sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan. Bahkan, teknologi seperti AI turut memperumit situasi karena mampu menghasilkan konten yang tampak meyakinkan.
Baca juga: UAS Sebut Perang Global Bukan Soal Politik, Tapi Rebutan Minyak
Baca juga:Ustadz Abdul Somad: Dunia Memang Selalu Diwarnai Perang, Muslim Jangan Kaget
“Kita enggak bisa membedakan mana yang AI, mana yang betul, mana yang hoax. Maka jangan termakan isu. Cari yang betul-betul valid,” ujar dia.
Dalam ceramahnya, ia menyinggung perubahan besar dalam cara informasi tersebar. Jika dulu sumber berita terbatas dan relatif mudah dipercaya, kini setiap orang bisa menjadi penyebar informasi melalui berbagai platform digital.
“Dulu yang bawa berita itu, zaman saya kecil, namanya Dunia Dalam Berita jam sembilan malam TVRI, dulu. Perang antara Irak dengan Iran, kami nunggu beritanya. Tiap malam jam sembilan malam itu PLO, Yasser Arafat, yang bawa berita itu tepercaya, TVRI punya negara. Tapi sekarang, setiap orang punya TV,”ujar Ustadz Abdul Somad dalam webinar Hijrah Bersama UAS, dengan tema Bagaimana Muslimin Menyikapi Krisis, dikutip Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kondisi saat ini membuat masyarakat semakin sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan. Bahkan, teknologi seperti AI turut memperumit situasi karena mampu menghasilkan konten yang tampak meyakinkan.
Baca juga: UAS Sebut Perang Global Bukan Soal Politik, Tapi Rebutan Minyak
Baca juga:Ustadz Abdul Somad: Dunia Memang Selalu Diwarnai Perang, Muslim Jangan Kaget
“Kita enggak bisa membedakan mana yang AI, mana yang betul, mana yang hoax. Maka jangan termakan isu. Cari yang betul-betul valid,” ujar dia.