Ribuan Cartridge Vape Berisi Etomidate: Begini kata Ulama NU dan MUI
Miftah yusufpati
Jum'at, 10 April 2026 - 15:54 WIB
Di tengah kepungan narkotika gaya baru, usulan pelarangan vape kini menggelinding panas ke meja legislator. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Moncong pod berwarna-warni itu tampak tak berdosa. Di etalase toko atau dalam genggaman anak muda di kafe-kafe Jakarta, ia adalah simbol gaya hidup modern. Namun, di balik uap wangi yang mengepul, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya justru menemukan jejak “kematian” yang dikemas dengan rapi.
Rabu sore, 8 April 2026, suasana di sekitar Apartemen Bassura, Jakarta Timur, mendadak tegang. Tim Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang telah lama melakukan pengintaian bergerak cepat. Targetnya adalah seorang perempuan berinisial E, 37 tahun. Hasilnya mengejutkan: 1.409 keping liquid cartridge vape siap edar berhasil disita.
Barang-barang ini bukan berisi nikotin biasa. Hasil uji laboratorium mengonfirmasi kandungan etomidate, sebuah zat anestesi atau obat bius medis berdosis kuat yang kini telah resmi masuk dalam kategori narkotika golongan II. Penangkapan E di dua lokasi, yakni di depan Mall Bassura dan kamar apartemennya, menjadi alarm keras bagi publik.
“Kami menemukan barang bukti berupa liquid cartridge vape mengandung etomidate dengan total 1.409 pcs dari berbagai merek atau logo,” ujar Kasubdit Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra dalam keterangannya, Jumat, 10 April 2026. Selain ribuan keping maut itu, polisi juga menyita alat press otomatis dan plastik kosong yang mengindikasikan E bukan sekadar kurir, melainkan bagian dari rantai pengemasan mandiri.
Fenomena ini sejatinya telah lama diendus aparat. Di kalangan pemakai jalanan, barang haram ini kondang dengan julukan “liquid zombie“. Nama itu bukan sekadar bumbu cerita. Efek etomidate yang dicampur ke dalam cairan rokok elektrik mampu membuat penggunanya kehilangan kesadaran seketika, tubuh menjadi kaku, pandangan kosong, hingga bergerak secara aneh dan mengerikan layaknya mayat hidup dalam film horor.
Penyalahgunaan etomidate menyebabkan pengguna sering kali gemetar, kejang, atau bergerak dalam posisi yang tidak wajar. “Efeknya ekstrem, mulai dari gagal napas hingga kematian mendadak,” tutur Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibie dalam kesempatan terpisah. Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga membongkar jaringan internasional serupa yang telah mengedarkan lebih dari 4.000 pod ke wilayah Jakarta.
Pelarangan Total terhadap Vape
Rabu sore, 8 April 2026, suasana di sekitar Apartemen Bassura, Jakarta Timur, mendadak tegang. Tim Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang telah lama melakukan pengintaian bergerak cepat. Targetnya adalah seorang perempuan berinisial E, 37 tahun. Hasilnya mengejutkan: 1.409 keping liquid cartridge vape siap edar berhasil disita.
Barang-barang ini bukan berisi nikotin biasa. Hasil uji laboratorium mengonfirmasi kandungan etomidate, sebuah zat anestesi atau obat bius medis berdosis kuat yang kini telah resmi masuk dalam kategori narkotika golongan II. Penangkapan E di dua lokasi, yakni di depan Mall Bassura dan kamar apartemennya, menjadi alarm keras bagi publik.
“Kami menemukan barang bukti berupa liquid cartridge vape mengandung etomidate dengan total 1.409 pcs dari berbagai merek atau logo,” ujar Kasubdit Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra dalam keterangannya, Jumat, 10 April 2026. Selain ribuan keping maut itu, polisi juga menyita alat press otomatis dan plastik kosong yang mengindikasikan E bukan sekadar kurir, melainkan bagian dari rantai pengemasan mandiri.
Fenomena ini sejatinya telah lama diendus aparat. Di kalangan pemakai jalanan, barang haram ini kondang dengan julukan “liquid zombie“. Nama itu bukan sekadar bumbu cerita. Efek etomidate yang dicampur ke dalam cairan rokok elektrik mampu membuat penggunanya kehilangan kesadaran seketika, tubuh menjadi kaku, pandangan kosong, hingga bergerak secara aneh dan mengerikan layaknya mayat hidup dalam film horor.
Penyalahgunaan etomidate menyebabkan pengguna sering kali gemetar, kejang, atau bergerak dalam posisi yang tidak wajar. “Efeknya ekstrem, mulai dari gagal napas hingga kematian mendadak,” tutur Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibie dalam kesempatan terpisah. Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga membongkar jaringan internasional serupa yang telah mengedarkan lebih dari 4.000 pod ke wilayah Jakarta.
Pelarangan Total terhadap Vape