home wirausaha syariah

Kolom Ekonomi Syariah: Ekonomi Ummat Stabil Meningkat

Senin, 27 April 2026 - 07:43 WIB
Kolom Ekonomi Syariah: Ekonomi Ummat Stabil Meningkat
Oleh: Prof Dr Bambang Setiaji

LANGIT7.ID-Di tengah narasi kelompok menengah yang melemah, atau banyaknya orang yang jatuh miskin di tengah pertumbuhan ekonomi yang rata rata tumbuh 5 persen yang menggambarkan keadaan ekonomi yang makin timpang, kelompok menengah syariah justru makin meningkat. Bisa kita bayangkan bahwa kelompok menengah secara kualitatif dikelompokkan dengan kelompok syariah dan kelompok lainnya. Data menunjukkan bahwa kelompok yang kita bahas meningkat. Indikator yang kita pakai adalah jumlah peserta umrah.

Dalam satu dekade terakhir, tren perjalanan umrah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dan konsisten. Pada 2015, jumlah jamaah umrah tercatat sebanyak 699.612 orang, dan relatif stagnan pada 2016 di angka 699.600. Namun sejak 2017, terjadi lonjakan yang cukup tajam menjadi 875.958 jamaah.

Peningkatan tersebut berlanjut pada 2018 dengan menembus angka 1.005.021 jamaah, lalu kembali naik menjadi 1.095.392 pada 2019. Tren ini sempat terhenti secara drastis pada 2020 akibat pandemi, di mana jumlah jamaah turun tajam menjadi hanya 394.000 orang.

Meski demikian, proses pemulihan berlangsung cepat. Pada 2021 jumlah jamaah kembali meningkat menjadi 847.000, lalu melonjak signifikan pada 2022 hingga mencapai 1.500.000 jamaah. Tren kenaikan ini terus berlanjut pada 2023 dengan 1.670.000 jamaah, meningkat lagi menjadi 1.850.000 pada 2024, dan diproyeksikan mencapai 2.100.000 jamaah pada 2025.

Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Upah Mayoritas Rakyat Menurun

Kenaikan jumlah jamaah umrah tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan GDP per kapita yang juga terus meningkat, dari Rp45,1 juta pada 2015 menjadi Rp47,9 juta pada 2016, lalu Rp51,9 juta pada 2017. Angka ini terus naik menjadi Rp56,0 juta pada 2018, Rp59,1 juta pada 2019, sempat turun ke Rp56,9 juta pada 2020, sebelum kembali meningkat menjadi Rp62,2 juta pada 2021.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya