home global news

Kiai Said Aqil: Semua Harus Instropeksi, Pengguna Mobil Jangan Nekat Kalau Kereta Sudah Dekat

Selasa, 28 April 2026 - 12:36 WIB
Kiai Said Aqil: Semua Harus Instropeksi, Pengguna Mobil Jangan Nekat Kalau Kereta Sudah Dekat
LANGIT7.ID-Jakarta; Langit Bekasi masih gelap saat benturan keras memecah malam Senin (27/4/2026). Sebuah taksi nekat melintas di perlintasan sebidang. Tak lama kemudian, Kereta Jarak Jauh menyambar, diikuti KRL Commuter yang tak sempat mengerem total. Puluhan orang terluka. Satu pertanyaan besar menggantung: Mengapa pengemudi tetap memaksa lewat?

Keesokan harinya, Komisaris Utama PT KAI, Prof Dr KH Said Aqil Siradj, datang ke RSUD Bekasi. Bukan untuk menyalahkan, melainkan menjenguk korban sambil mengurai kejadian secara teknis dan manusiawi.

"Mobil Pasti Mati Mendadak, Apapun Jenisnya"

Menurut Kiai Said, insiden ini bukan sekadar ceroboh, tapi ada faktor fisika yang kerap diabaikan pengemudi.

"Kalau kereta sudah dekat, mesin mobil—apalagi mobil listrik—pasti mati mendadak. Getaran dari lokomotif sangat kuat," jelasnya.

Ia menjelaskan, getaran lokomotif bisa mengganggu sistem pengapian dan sensor kendaraan. Begitu roda berhenti di atas rel, apapun jenis mobilnya, risiko mogok total sangat tinggi. Sayangnya, sopir taksi diduga tidak menyadari hal itu hingga terlambat.

Sensor Rusak, Lintasan Kacau
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya