Data Terbaru: 15 Korban Tewas, 88 Luka-luka Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Lusi mahgriefie
Selasa, 28 April 2026 - 18:05 WIB
Proses evakuasi korban tabrakan kereta di Bekasi Timur. Foto: ist
Data korban jiwa dan luka-luka akibat tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terus bertambah. Informasi terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang luka-luka.
Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Informasi sebelumnya, ada 14 korban tewas dan 84 orang mengalami luka.
Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit.
Atas peristiwa pilu yang terjadi ini, KAI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kami berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik, keluarga tetap mendapatkan informasi yang jelas, dan pelanggan memperoleh haknya melalui proses pengembalian tiket secara penuh," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima Langit7, Selasa (28/4/2026).
Baca juga:KAI Pastikan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban
Hingga kini KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.
Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Informasi sebelumnya, ada 14 korban tewas dan 84 orang mengalami luka.
Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit.
Atas peristiwa pilu yang terjadi ini, KAI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kami berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik, keluarga tetap mendapatkan informasi yang jelas, dan pelanggan memperoleh haknya melalui proses pengembalian tiket secara penuh," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima Langit7, Selasa (28/4/2026).
Baca juga:KAI Pastikan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban
Hingga kini KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.