LANGIT7.ID-, Bekasi - Data korban jiwa dan luka-luka akibat tabrakan maut antara KA
Argo Bromo Anggrek dan
KRL terus bertambah. Informasi terbaru dari PT
Kereta Api Indonesia (Persero), tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang luka-luka.
Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Informasi sebelumnya, ada 14 korban tewas dan 84 orang mengalami luka.
Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit.
Atas peristiwa pilu yang terjadi ini, KAI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kami berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik, keluarga tetap mendapatkan informasi yang jelas, dan pelanggan memperoleh haknya melalui proses pengembalian tiket secara penuh," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima Langit7, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: KAI Pastikan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman KorbanHingga kini KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.
Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi kecelakaan maut, Kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dan dalam kondisi selamat.
Korban jiwa maupun korban luka merupakan penumpang KRL. Saat ini korban yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis.
Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Baca juga: Taksi Green SM Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi TimurHari ini KAI menutup layanan di Stasiun Bekasi Timur, untuk sementara dapat menggunakan layanan melalui Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Operasional perjalanan menuju lintas Bekasi juga masih mengalami penyesuaian seiring proses penanganan di lapangan.
KAI terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan layanan agar operasional dapat kembali normal secepatnya. Informasi terkini akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi KAI.
(lsi)