home global news

KJRI Jeddah: Arab Saudi Masih Terapkan Pembatasan Pergerakan

Ahad, 17 Oktober 2021 - 11:51 WIB
Pemebatasan pergerakan di Arab Saudi. Foto: Langit7
Konsulat Jenderal RI (KJRI) menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Terpadu (Yandu) di Madinah. Kegiatan itu berlangsung sejak dua hari lalu, tepatnya pada 15-16 Oktober 2021.

Yandu yang digelar untuk kali keempat di Madinah itu, merupakan sosialiasi terkait perkembangan terbaru kebijakan Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah RI dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca juga: Umrah di Depan Mata, Asosiasi Minta Pemerintah Renegosiasi dengan Saudi

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono mengatakan, hingga saat ini Arab Saudi masih menerapkan pembatasan pergerakan atau perlintasan orang melalui penerbangan langsung dari Indonesia.

“Hanya warga negara asing dengan suntik dua dosis vaksin yang diakui Arab Saudi yang diperbolehkan kembali ke Arab Saudi,” ujar Eko dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (17/10).

Eko menyebutkan, WNI yang menggunakan vaksin asal China seperti Sinopharm dan Sinovac, harus mengambil suntik booster dengan salah satu jenis vaksin yang diakui Arab Saudi, yaitu Pfizer/BioNTech, Oxford/Astra Zeneca, Johnson & Johnson dan Moderna.

“Kalau nggak, nanti (transit) empat belas hari di negara lain,” terangnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
arab saudi kjri jeddah masih terapkan pembatasan pergerakan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya