Dua Lipa Tuntut Samsung Rp260 M, Tuding Foto Dirinya Dipakai Tanpa Izin
Esti setiyowati
Selasa, 12 Mei 2026 - 18:02 WIB
Dua Lipa Tuntut Samsung Rp260 M, Tuding Foto Dirinya Dipakai Tanpa Izin. Foto: Instagram/dualipa.
Dua Lipa menggugat raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, dengan tuntutan ganti rugi 15 juta dolar AS atau sekitar Rpp260 miliar. Gugatan tersebut terkait dugaan penggunaan foto Dua Lipa tanpa izin untuk promosi produk televisi.
Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal California pada Jumat lalu.
Baca juga: Dua Lipa Bantah Pecat Manager yang Boikot Musisi Pro Palestina
Dalam dokumen gugatan, Dua Lipa menuding Samsung menggunakan gambar dirinya pada bagian depan kotak televisi yang dijual di toko ritel sehingga seolah-olah dirinya mendukung atau mengiklankan produk tersebut.
Foto yang dipermasalahkan berjudul “Dua Lipa - Backstage at Austin City Limits, 2024”. Tim hukum sang penyanyi menyebut seluruh hak atas gambar tersebut dimiliki oleh Dua Lipa.
Selain pelanggaran hak cipta dan merek dagang, pelantun lagu Levitating itu juga menuduh Samsung melanggar hak publisitas karena dianggap memanfaatkan identitas dan popularitasnya untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan resmi.
Dilansir dari Reuters, Selasa (12/5/2026), Samsung membantah telah sengaja menyalahgunakan foto tersebut. Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan gambar itu diperoleh dari mitra pihak ketiga yang membuat konten untuk layanan streaming gratis milik Samsung.
Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal California pada Jumat lalu.
Baca juga: Dua Lipa Bantah Pecat Manager yang Boikot Musisi Pro Palestina
Dalam dokumen gugatan, Dua Lipa menuding Samsung menggunakan gambar dirinya pada bagian depan kotak televisi yang dijual di toko ritel sehingga seolah-olah dirinya mendukung atau mengiklankan produk tersebut.
Foto yang dipermasalahkan berjudul “Dua Lipa - Backstage at Austin City Limits, 2024”. Tim hukum sang penyanyi menyebut seluruh hak atas gambar tersebut dimiliki oleh Dua Lipa.
Selain pelanggaran hak cipta dan merek dagang, pelantun lagu Levitating itu juga menuduh Samsung melanggar hak publisitas karena dianggap memanfaatkan identitas dan popularitasnya untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan resmi.
Dilansir dari Reuters, Selasa (12/5/2026), Samsung membantah telah sengaja menyalahgunakan foto tersebut. Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan gambar itu diperoleh dari mitra pihak ketiga yang membuat konten untuk layanan streaming gratis milik Samsung.