LANGIT7.ID-Arab Saudi; Bayangkan naik bus menuju masjid, tapi tidak ada sopir di belakang kemudi. Hanya kecerdasan buatan yang mengatur jalan. Bukan fiksi ilmiah. Mulai sekarang, itu terjadi di Masjid Quba, Madinah.
Arab Saudi resmi menguji coba layanan transportasi tanpa sopir untuk melayani jamaah dan pengunjung di kawasan masjid bersejarah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari ambisi besar Kerajaan: mempercepat transformasi digital dan menghadirkan transportasi cerdas berbasis AI.
Otoritas Transportasi Arab Saudi (TGA) bersama Madinah Region Development Authority meluncurkan program percontohan bernama RoboBus di area pelataran Masjid Quba.
Melansir saudigazette, bus listrik tanpa pengemudi ini mampu mengangkut hingga 20 penumpang dalam sekali jalan. Teknologinya tidak main-main: AI didukung sensor modern, kamera resolusi tinggi, dan navigasi canggih yang dirancang untuk menjaga keamanan penumpang maupun pejalan kaki.
Uji Coba 60 Hari: 700 Meter Jalur KhususProgram ini akan berlangsung selama 60 hari. Dalam periode tersebut, otoritas setempat akan mengevaluasi:
· Kesiapan layanan
· Efektivitas operasional
· Kualitas performa
· Pengalaman pengguna
Rutenya sepanjang 700 meter di area pelataran Masjid Quba, dirancang untuk memudahkan mobilitas jamaah pria dan wanita dari titik masuk yang telah ditentukan. Menariknya, RoboBus menggunakan jalur khusus yang sebelumnya dipakai kendaraan golf cart, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan menghindari penyimpangan rute.
Tidak hanya menguji bus, proyek ini juga mengukur bagaimana kendaraan otonom berintegrasi dengan infrastruktur sekitar. Data lapangan dikumpulkan lewat peta digital resolusi tinggi untuk memastikan teknologi self-driving bisa menyesuaikan dengan kebutuhan operasional di dunia nyata.
Saudi Vision 2030 dan Tahun Kecerdasan Buatan 2026Peluncuran RoboBus bukanlah proyek seremonial belaka. Ini adalah cerminan nyata dari Saudi Vision 2030, yang menempatkan digitalisasi dan sistem transportasi pintar sebagai agenda strategis nasional.
Langkah ini semakin relevan mengingat Arab Saudi telah menetapkan 2026 sebagai Year of Artificial Intelligence (Tahun Kecerdasan Buatan)—sebuah upaya memperkuat posisi negara itu dalam pengembangan teknologi transportasi pintar global.
RoboBus termasuk dalam kategori kendaraan otonom level 4 (L4). Artinya, kendaraan mampu beroperasi secara mandiri tanpa pengemudi manusia dalam kondisi operasional tertentu. Minibus listrik ini menggabungkan teknologi LiDAR, kamera, dan AI untuk membaca lingkungan sekitar dan bernavigasi secara otomatis.
Dengan uji coba ini, Masjid Quba tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga laboratorium hidup bagi masa depan transportasi cerdas yang humanis dan berteknologi.(*/saf/himpuh)
(lam)