Ibadah Umrah Dibuka, Sapuhi: Vaksin Penentu Terpenting
Mahmuda attar hussein
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:00 WIB
Vaksin faktor penting pelaksanaan umrah tahun ini. Foto: Langit7
Kabar Pemerintah Arab Saudi membuka kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam kapasitas penuh disambut baik oleh pihak asosiasi travel haji dan umrah, serta jamaah Indonesia.
Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi), Syam Resfiadi mengaku, bersyukur karena hal itu menunjukkan kegiatan ibadah umrah berpeluang untuk bisa diikuti jamaah dari Indonesia.
"Kita bersyukur bahwa telah dipermudah segala urusan di Arab Saudi, khususnya di Madinah dan Makkah. Sehingga para jamaah yang ingin melakukan kegiatan ibadah di sana semakin mudah," ujarnya kepada LANGIT7.ID, Senin (18/10).
Baca juga: Alhamdulillah! Masjidil Haram Siap Terima Jamaah Kapasitas Penuh
Apalagi, lanjut dia, penerbangan internasional mau pun domestik di Arab Saudi juga sudah kembali normal. Namun, tetap dengan persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
Pemilik Travel Patuna Mekar Jaya ini juga menyebutkan, persyaratan vaksin bakal menjadi penentu terpenting bagi jamaah untuk bisa mendapatkan visa, baik turis mau pun umrah.
"Yakni sertifikasi vaksin dengan barcode yang harus terbaca dan lolos scan. Apabila diterima InsyaAllah persyaratan lain pun akan lebih mudah diterima," katanya.
Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi), Syam Resfiadi mengaku, bersyukur karena hal itu menunjukkan kegiatan ibadah umrah berpeluang untuk bisa diikuti jamaah dari Indonesia.
"Kita bersyukur bahwa telah dipermudah segala urusan di Arab Saudi, khususnya di Madinah dan Makkah. Sehingga para jamaah yang ingin melakukan kegiatan ibadah di sana semakin mudah," ujarnya kepada LANGIT7.ID, Senin (18/10).
Baca juga: Alhamdulillah! Masjidil Haram Siap Terima Jamaah Kapasitas Penuh
Apalagi, lanjut dia, penerbangan internasional mau pun domestik di Arab Saudi juga sudah kembali normal. Namun, tetap dengan persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
Pemilik Travel Patuna Mekar Jaya ini juga menyebutkan, persyaratan vaksin bakal menjadi penentu terpenting bagi jamaah untuk bisa mendapatkan visa, baik turis mau pun umrah.
"Yakni sertifikasi vaksin dengan barcode yang harus terbaca dan lolos scan. Apabila diterima InsyaAllah persyaratan lain pun akan lebih mudah diterima," katanya.