Wamenparekraf Sebut Pameran Exotic NTT Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:45 WIB
Pameran Exotic NTT: Flores, Beyond Your Imagination yang berlangsung di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan. (Foto: Kemenparekraf)
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo, menyebut pameran Exotic NTT dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke salah satu destinasi super prioritas.
Pameran bertajuk "Exotic NTT: Flores, Beyond Your Imagination" itu mempromosikan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada umumnya.
"Sehingga calon wisatawan dapat lebih memahami kesesuaian pengalaman wisata yang mereka kehendaki dengan kegiatan dan produk yang tersedia," kata Angela seperti dikutip Senin (18/10).
Baca juga:Pulihkan Industri Perfilman, Sandiaga Beri Bantuan PEN
Angela menjelaskan pameran ini mengusung konsep yang menyajikan daya tarik parekraf yang tersebar di seluruh NTT, seperti di pulau Flores, Alor, dan Lembata. Booth-booth dalam pameran ini pun ditata dengan arsitektur yang mengedepankan budaya NTT.
Dalam pameran yang dihadirkan Badan Pariwisata Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) ini, para pengunjung juga dapat melihat-lihat kekayaan potensi parekraf di NTT secara virtual melalui booth virtual reality yang tersedia di lokasi acara.
Di pameran ini juga terdapat booth yang menghadirkan produk-produk pelaku UMKM, seperti La Bajo Coffee, Kain Tenun Tersco, Hi bajo Tas Rajut, dan lainnya. Pihak penyelenggara juga menghadirkan TA/TO lokal yang melakukan penjualan paket wisata menarik bagi wisatawan.
Pameran bertajuk "Exotic NTT: Flores, Beyond Your Imagination" itu mempromosikan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada umumnya.
"Sehingga calon wisatawan dapat lebih memahami kesesuaian pengalaman wisata yang mereka kehendaki dengan kegiatan dan produk yang tersedia," kata Angela seperti dikutip Senin (18/10).
Baca juga:Pulihkan Industri Perfilman, Sandiaga Beri Bantuan PEN
Angela menjelaskan pameran ini mengusung konsep yang menyajikan daya tarik parekraf yang tersebar di seluruh NTT, seperti di pulau Flores, Alor, dan Lembata. Booth-booth dalam pameran ini pun ditata dengan arsitektur yang mengedepankan budaya NTT.
Dalam pameran yang dihadirkan Badan Pariwisata Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) ini, para pengunjung juga dapat melihat-lihat kekayaan potensi parekraf di NTT secara virtual melalui booth virtual reality yang tersedia di lokasi acara.
Di pameran ini juga terdapat booth yang menghadirkan produk-produk pelaku UMKM, seperti La Bajo Coffee, Kain Tenun Tersco, Hi bajo Tas Rajut, dan lainnya. Pihak penyelenggara juga menghadirkan TA/TO lokal yang melakukan penjualan paket wisata menarik bagi wisatawan.