Bank Muamalat Gandeng NRA Group, Pembiayaan Haji Khusus Mulai Rp135 Juta
Tim langit 7
Senin, 18 Mei 2026 - 14:41 WIB
Bank Muamalat Gandeng NRA Group, Pembiayaan Haji Khusus Mulai Rp135 Juta
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekosistem haji dan umrah melalui kerja sama strategis dengan NRA Group untuk penyaluran pembiayaan haji khusus ProHajj Signature. Program ini dirancang untuk membantu calon jemaah mempersiapkan paket perencanaan ibadah haji khusus mencakup biaya pendaftaran porsi dan keberangkatan sesuai harga paket dari NRA Group mulai dari USD 8.500.
Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono mengatakan ProHajj Signature disiapkan dengan skema pembiayaan dalam rupiah dan dikonversi ke dolar Amerika Serikat (USD) setelah pencairan hingga nasabah dinyatakan berangkat oleh NRA Group. Skema ini dapat membantu nasabah memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar saat mendaftar maupun keberangkatan.
“Pembiayaan dengan denominasi USD menjadi salah satu keunggulan ProHajj Signature karena struktur biaya paket haji khusus umumnya menggunakan USD. Lewat skema ini, calon jemaah memperoleh pembiayaan yang lebih stabil, terukur, dan memberikan kepastian dalam persiapan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Imam dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).
Ia menambahkan, inovasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Bank Muamalat dalam menghadirkan solusi pembiayaan haji khusus yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, terobosan ini sekaligus memperkuat layanan haji bagi nasabah dan mitra Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
“Bank Muamalat punya komitmen besar untuk terus mengembangkan ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Sebagai bagian dari fokus bisnis perseroan, kami memberikan layanan yang lengkap dan relevan bagi masyarakat, di antaranya bersinergi dengan NRA Group sebagai salah satu PIHK tepercaya di Tanah Air,” ujarnya.
Kedua institusi akan mengoptimalkan potensi basis pelanggan masing-masing, baik dari segmen jemaah haji dan umrah serta nasabah pendanaan dan pembiayaan yang membutuhkan solusi ProHajj Signature.
Nasabah yang mendaftar lewat ProHajj Signature akan langsung memperoleh nomor porsi haji khusus pada tahun berjalan karena terhubung dengan Siskohat. Estimasi waktu keberangkatan pun relatif lebih cepat dibandingkan haji reguler.
Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono mengatakan ProHajj Signature disiapkan dengan skema pembiayaan dalam rupiah dan dikonversi ke dolar Amerika Serikat (USD) setelah pencairan hingga nasabah dinyatakan berangkat oleh NRA Group. Skema ini dapat membantu nasabah memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar saat mendaftar maupun keberangkatan.
“Pembiayaan dengan denominasi USD menjadi salah satu keunggulan ProHajj Signature karena struktur biaya paket haji khusus umumnya menggunakan USD. Lewat skema ini, calon jemaah memperoleh pembiayaan yang lebih stabil, terukur, dan memberikan kepastian dalam persiapan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Imam dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).
Ia menambahkan, inovasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Bank Muamalat dalam menghadirkan solusi pembiayaan haji khusus yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, terobosan ini sekaligus memperkuat layanan haji bagi nasabah dan mitra Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
“Bank Muamalat punya komitmen besar untuk terus mengembangkan ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Sebagai bagian dari fokus bisnis perseroan, kami memberikan layanan yang lengkap dan relevan bagi masyarakat, di antaranya bersinergi dengan NRA Group sebagai salah satu PIHK tepercaya di Tanah Air,” ujarnya.
Kedua institusi akan mengoptimalkan potensi basis pelanggan masing-masing, baik dari segmen jemaah haji dan umrah serta nasabah pendanaan dan pembiayaan yang membutuhkan solusi ProHajj Signature.
Nasabah yang mendaftar lewat ProHajj Signature akan langsung memperoleh nomor porsi haji khusus pada tahun berjalan karena terhubung dengan Siskohat. Estimasi waktu keberangkatan pun relatif lebih cepat dibandingkan haji reguler.