Daftar 9 WNI yang Diculik Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, 4 di Antaranya Jurnalis
Esti setiyowati
Rabu, 20 Mei 2026 - 17:16 WIB
Daftar 9 WNI yang Diculik Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, 4 di Antaranya Jurnalis. Foto: Instagram/globalpeaceconvoy
Global Peace Convoy Indonesia merilis 9 nama delegasi Indonesia yang ditangkap tentara Zionis Israel saat menuju Gaza. Kesembilan warga Indonesia tersebut tergabung dalam misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla.
"Israel culik 9 delegasi Indonesia untuk Global Sumud Flotilla di Laut Internasional," demikian keterangan tertulis Global Peace Convoy Indonesia dalam unggahannya di Instagram, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Dua Jurnalis Indonesia Diculik Zionis Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza
Global Sumud Flotilla merupakan gerakan solidaritas internasional yang membawa bantuan kemanusiaan serta dukungan moral bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih berada dalam situasi penjajahan dan blokade.
Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak karena dinilai sebagai pelanggaran terhadap aksi sipil damai dan misi kemanusiaan untuk Palestina.
Penangkapan para aktivis di laut internasional disebut bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia. Para delegasi yang tergabung dalam misi tersebut diketahui berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Ini merupakan pelanggaran terhadap aksi sipil dalam misi kemanusiaan," lanjutnya.
"Israel culik 9 delegasi Indonesia untuk Global Sumud Flotilla di Laut Internasional," demikian keterangan tertulis Global Peace Convoy Indonesia dalam unggahannya di Instagram, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Dua Jurnalis Indonesia Diculik Zionis Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza
Global Sumud Flotilla merupakan gerakan solidaritas internasional yang membawa bantuan kemanusiaan serta dukungan moral bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih berada dalam situasi penjajahan dan blokade.
Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak karena dinilai sebagai pelanggaran terhadap aksi sipil damai dan misi kemanusiaan untuk Palestina.
Penangkapan para aktivis di laut internasional disebut bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia. Para delegasi yang tergabung dalam misi tersebut diketahui berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Ini merupakan pelanggaran terhadap aksi sipil dalam misi kemanusiaan," lanjutnya.