Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi SDM KDKMP dan KNMP di Surabaya, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas Seleksi Nasional
Dwi sasongko
Kamis, 21 Mei 2026 - 09:11 WIB
Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi SDM KDKMP dan KNMP di Surabaya, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas Seleksi Nasional
LANGIT7.ID-Surabaya; Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo yang juga selaku Ketua Pelaksana unsur Kementerian Pertahanan dalam Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan Sumber Daya Manusia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (SDM KDKMP dan KNMP) meninjau langsung pelaksanaan seleksi Mental Ideologi (MI) dan Pemeriksaan Kesehatan Jiwa (Rikkeswa) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi nasional berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan seleksi ini merupakan tahapan lanjutan rekrutmen nasional SDM KDKMP dan KNMP setelah para peserta sebelumnya mengikuti Tes Potensi Kognitif dan Kompetensi.
Dari total peserta yang mengikuti tahapan awal seleksi, sebanyak 101.158 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan berikutnya guna memperebutkan 35.476 posisi jabatan yang tersedia secara nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa jajaran Kementerian Pertahanan yang tergabung dalam Panselnas berkomitmen menjaga integritas serta kualitas pelaksanaan seleksi agar mampu menghasilkan sumber daya manusia terbaik bagi KDKMP dan KNMP.
“Seleksi ini dilaksanakan dengan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama melalui mekanisme seleksi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sekjen Kemhan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (21/5/2026).
Sekjen Kemhan juga memberikan atensi khusus terhadap tingginya antusiasme generasi muda dan para sarjana terbaik di Jawa Timur yang mengikuti proses seleksi tersebut. Menurut Sekjen, banyak peserta berasal dari perguruan tinggi unggulan seperti Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, serta Universitas Jember. Hal ini dinilai menunjukkan bahwa program KDKMP dan KNMP mendapat perhatian dan kepercayaan dari kalangan akademisi muda sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, Sekjen Kemhan menekankan pentingnya integritas seluruh panitia dan pelaksana di lapangan agar proses seleksi berjalan tertib, lancar, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen nasional tersebut.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi nasional berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan seleksi ini merupakan tahapan lanjutan rekrutmen nasional SDM KDKMP dan KNMP setelah para peserta sebelumnya mengikuti Tes Potensi Kognitif dan Kompetensi.
Dari total peserta yang mengikuti tahapan awal seleksi, sebanyak 101.158 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan berikutnya guna memperebutkan 35.476 posisi jabatan yang tersedia secara nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa jajaran Kementerian Pertahanan yang tergabung dalam Panselnas berkomitmen menjaga integritas serta kualitas pelaksanaan seleksi agar mampu menghasilkan sumber daya manusia terbaik bagi KDKMP dan KNMP.
“Seleksi ini dilaksanakan dengan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama melalui mekanisme seleksi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sekjen Kemhan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (21/5/2026).
Sekjen Kemhan juga memberikan atensi khusus terhadap tingginya antusiasme generasi muda dan para sarjana terbaik di Jawa Timur yang mengikuti proses seleksi tersebut. Menurut Sekjen, banyak peserta berasal dari perguruan tinggi unggulan seperti Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, serta Universitas Jember. Hal ini dinilai menunjukkan bahwa program KDKMP dan KNMP mendapat perhatian dan kepercayaan dari kalangan akademisi muda sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, Sekjen Kemhan menekankan pentingnya integritas seluruh panitia dan pelaksana di lapangan agar proses seleksi berjalan tertib, lancar, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen nasional tersebut.