Meski Berperang, Sejatinya Rasulullah Sebarkan Islam ke Penjuru Dunia dengan Perdamaian
Muhajirin
Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:06 WIB
ilustrasi kaligrafi Nabi Muhammad dalam sebuah perisai perang (foto: langit7.id/istock)
Rasulullah SAW menyebarkan Islam dengan penuh kedamaian. Oleh sebab itu ia disebut sebagai rahmatan lil ‘alamin atau rahmat bagi alam semesta. Hal itu termaktub dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman:
وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)
Founder Al-Fahmu Institute, Ustadz Fahmi Salim, mengatakan, rahmatan lil alamin dalam ayat di atas memiliki dua arti yakni risalah karena terdapat kata risalah dan dhomir ‘ka’ yang berarti ‘engkau Muhammad’. Ini menunjukkan risalah dan Nabi Muhammad adalah rahmat untuk semua alam semesta.
Islam sebagai rahmat bagi alam semesta diakui oleh ilmuwan barat. Misalnya Thomas Carlyle, sejarawan Inggris peraih hadiah nobel. Carlyle memberikan pujian kepada Nabi Muhammad sebagai sosok yang membawa kebenaran.
“Sungguh menjadi sangat aib bagi siapapun yang berbicara pada masa ini mengeluarkan ungkapan bahwa agama Islam adalah kedustaan dan bawah Muhammad adalah penipu. Kita harus memerangi kata-kata yang absurd dan memalukan ini.Sesungguhnya risalah yang ditunaikan utusan (rasul) tersebut masih menjadi pelita yang bercahaya selama 12 abad lamanya,” kata Carlyle dalam bukunya yang berjudul ‘On Heroes, Hero-Worship, and The Heroic in History’.
Baca Juga:Sejarawan Inggris Thomas Carlyle Akui Rasulullah sebagai Pahlawan Terhebat Sepanjang Sejarah
وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)
Founder Al-Fahmu Institute, Ustadz Fahmi Salim, mengatakan, rahmatan lil alamin dalam ayat di atas memiliki dua arti yakni risalah karena terdapat kata risalah dan dhomir ‘ka’ yang berarti ‘engkau Muhammad’. Ini menunjukkan risalah dan Nabi Muhammad adalah rahmat untuk semua alam semesta.
Islam sebagai rahmat bagi alam semesta diakui oleh ilmuwan barat. Misalnya Thomas Carlyle, sejarawan Inggris peraih hadiah nobel. Carlyle memberikan pujian kepada Nabi Muhammad sebagai sosok yang membawa kebenaran.
“Sungguh menjadi sangat aib bagi siapapun yang berbicara pada masa ini mengeluarkan ungkapan bahwa agama Islam adalah kedustaan dan bawah Muhammad adalah penipu. Kita harus memerangi kata-kata yang absurd dan memalukan ini.Sesungguhnya risalah yang ditunaikan utusan (rasul) tersebut masih menjadi pelita yang bercahaya selama 12 abad lamanya,” kata Carlyle dalam bukunya yang berjudul ‘On Heroes, Hero-Worship, and The Heroic in History’.
Baca Juga:Sejarawan Inggris Thomas Carlyle Akui Rasulullah sebagai Pahlawan Terhebat Sepanjang Sejarah