Dari Hutan Sulawesi ke Panggung Dunia: Kisah Nilam Indonesia yang Menghidupi Ribuan Petani
Lusi mahgriefie
Jum'at, 05 Juni 2026 - 08:08 WIB
Foto: dok. ParagonCorp
Ketika berbicara tentang hutan, banyak orang langsung membayangkan paru-paru dunia atau rumah bagi beragam satwa liar. Namun, hutan juga menyimpan potensi ekonomi yang mampu menghubungkan masyarakat lokal dengan pasar global.
Salah satu contohnya adalah nilam atau patchouli, tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi bahan penting dalam industri parfum dunia.
Indonesia memiliki peran besar dalam komoditas ini. Sejak abad ke-19, Indonesia memasok sekira 80 persen kebutuhan patchouli dunia. Di balik angka tersebut, terdapat ribuan petani yang bekerja merawat tanaman nilam di berbagai daerah, termasuk Sulawesi.
Kisah para petani inilah yang dibawa ParagonCorp ke ajang Partnership for Forests Conference (P4F) di London pada 29 Mei 2026.
Dalam forum internasional yang mempertemukan pelaku bisnis, investor, dan organisasi keberlanjutan dari berbagai negara, ParagonCorp menjadi satu-satunya perusahaan kecantikan Indonesia yang berpartisipasi tahun ini.
Baca juga:Mengungkap Potensi Hutan Indonesia sebagai Bioekonomi di Forum Global
Melalui forum tersebut, perusahaan menyoroti rantai pasok patchouli dari Sulawesi yang melibatkan lebih dari 700 petani aktif dalam jaringan yang telah memperoleh sertifikasi For Life dari Ecocert.
Salah satu contohnya adalah nilam atau patchouli, tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi bahan penting dalam industri parfum dunia.
Indonesia memiliki peran besar dalam komoditas ini. Sejak abad ke-19, Indonesia memasok sekira 80 persen kebutuhan patchouli dunia. Di balik angka tersebut, terdapat ribuan petani yang bekerja merawat tanaman nilam di berbagai daerah, termasuk Sulawesi.
Kisah para petani inilah yang dibawa ParagonCorp ke ajang Partnership for Forests Conference (P4F) di London pada 29 Mei 2026.
Dalam forum internasional yang mempertemukan pelaku bisnis, investor, dan organisasi keberlanjutan dari berbagai negara, ParagonCorp menjadi satu-satunya perusahaan kecantikan Indonesia yang berpartisipasi tahun ini.
Baca juga:Mengungkap Potensi Hutan Indonesia sebagai Bioekonomi di Forum Global
Melalui forum tersebut, perusahaan menyoroti rantai pasok patchouli dari Sulawesi yang melibatkan lebih dari 700 petani aktif dalam jaringan yang telah memperoleh sertifikasi For Life dari Ecocert.