Barcelona Siapkan Gugatan Hukum Terhadap Real Madrid, Kasus Negreira Memanas
Sururi al faruq
Kamis, 11 Juni 2026 - 07:04 WIB
Barcelona Siapkan Gugatan Hukum Terhadap Real Madrid, Kasus Negreira Memanas
LANGIT7.ID-Spanyol; FC Barcelona bersiap mengajukan gugatan hukum terhadap Real Madrid, demikian diumumkan Wakil Presiden Barça, Rafa Yuste, dalam konferensi pers hari ini.
“Kita akan bertemu di pengadilan. Tidak ada yang akan mencoreng nama Barça, lambang ini. Kami sendiri yang akan mengurusnya. Kami akan menindak mereka karena kami memiliki bukti kuat,” ujar Yuste.
Yuste merujuk pada pernyataan Florentino Pérez tentang Barcelona dan kasus Negreira. Dalam kampanyenya, Pérez mengatakan hal berikut:
“Kami telah memenangkan tujuh gelar LaLiga selama masa kepemimpinan saya, padahal seharusnya bisa 14 gelar. Kami dirampok dari semua itu.”
Real Madrid juga sedang dalam proses mengirimkan laporan lengkap kepada UEFA mengenai tahun-tahun Negreira tersebut.
Kasus Negreira adalah skandal hukum yang masih berlangsung, terkait dengan pembayaran sekitar Rp127,5 miliar (€7,5 juta) yang dilakukan FC Barcelona antara tahun 2001 hingga 2018 kepada perusahaan milik José María Enríquez Negreira, mantan wakil ketua Komite Teknis Wasit (CTA).
Barcelona mengklaim pembayaran tersebut untuk konsultasi teknis yang sah, pencarian bakat, dan analisis wasit. Namun, jaksa penuntut dan lembaga peradilan berpendapat bahwa jumlah tersebut merupakan bentuk korupsi sistematis di dunia olahraga serta pembayaran tidak sah yang dirancang untuk memengaruhi keputusan wasit.
“Kita akan bertemu di pengadilan. Tidak ada yang akan mencoreng nama Barça, lambang ini. Kami sendiri yang akan mengurusnya. Kami akan menindak mereka karena kami memiliki bukti kuat,” ujar Yuste.
Yuste merujuk pada pernyataan Florentino Pérez tentang Barcelona dan kasus Negreira. Dalam kampanyenya, Pérez mengatakan hal berikut:
“Kami telah memenangkan tujuh gelar LaLiga selama masa kepemimpinan saya, padahal seharusnya bisa 14 gelar. Kami dirampok dari semua itu.”
Real Madrid juga sedang dalam proses mengirimkan laporan lengkap kepada UEFA mengenai tahun-tahun Negreira tersebut.
Kasus Negreira adalah skandal hukum yang masih berlangsung, terkait dengan pembayaran sekitar Rp127,5 miliar (€7,5 juta) yang dilakukan FC Barcelona antara tahun 2001 hingga 2018 kepada perusahaan milik José María Enríquez Negreira, mantan wakil ketua Komite Teknis Wasit (CTA).
Barcelona mengklaim pembayaran tersebut untuk konsultasi teknis yang sah, pencarian bakat, dan analisis wasit. Namun, jaksa penuntut dan lembaga peradilan berpendapat bahwa jumlah tersebut merupakan bentuk korupsi sistematis di dunia olahraga serta pembayaran tidak sah yang dirancang untuk memengaruhi keputusan wasit.