home global news

Kesepakatan Damai Amerika-Iran, Apa yang Didapat Kedua Belah Pihak?

Jum'at, 19 Juni 2026 - 10:59 WIB
Foto ilustrasi: ist
Kesepakatan telah secara resmi mengakhiri pertempuran antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Namuan begitu, negosiasi yang lebih sulit baru saja dimulai.

Lebih dari 100 hari setelah bom AS dan Israel mulai jatuh di Iran, kedua pihak mengklaim kemenangan. Ini menjadi sebuah tanda betapa masing-masing pihak membutuhkan jalan keluar.

Kedua pihak telah mengumumkan kesepakatan tersebut kepada publik sebagai tanda kemenangan, tetapi, seperti yang dijelaskan oleh para analis, tidak satu pun yang sepenuhnya meyakinkan mereka, ditambah para kritikus domestik di kedua pihak berpendapat bahwa terlalu banyak konsesi yang diberikan.

Bagi Iran, kesepakatan dengan AS menawarkan sesuatu yang sama pentingnya dengan gencatan senjata yaitu cara untuk mengklaim bahwa mereka tidak hanya selamat dari perang tanpa menyerah, tetapi juga muncul darinya dengan lebih kuat.

Sejak awal, tujuan utama Teheran bukanlah untuk mengalahkan AS dan Israel secara militer konvensional melainkan untuk keluar dari konflik dengan Republik Islam tetap utuh, kepemimpinannya masih berfungsi, dan posisi negosiasinya tidak sepenuhnya hancur.

Baca juga:Kesepakatan Iran-Amerika di Dalamnya Mencakup Dana Investasi Swasta Rp6.257 Triliun

Memorandum of Understanding (MOU), sebagaimana kesepakatan itu dikenal, memungkinkan Iran untuk mengatakan bahwa mereka telah mencapai hal tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya