Jika Indonesia Benar-Benar Serius Memerangi Korupsi
Hukuman Mati untuk Koruptor, Sudah Saatnya Indonesia Bertindak Tegas
Tim langit 7
Senin, 22 Juni 2026 - 15:38 WIB
Hukuman Mati untuk Koruptor, Sudah Saatnya Indonesia Bertindak Tegas
Oleh: Anwar Abbas
LANGIT7.ID-Terbongkarnya beberapa kasus korupsi di negeri ini akhir-akhir ini, seperti yang dilakukan Wakil Menteri Imigrasi dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beserta bawahannya, benar-benar membuat kita terperangah.
Bagaimana tidak? Presiden Prabowo sudah berkali-kali menyampaikan janji dan tekadnya untuk memberantas praktik korupsi secara sungguh-sungguh. Bahkan, Prabowo menyatakan akan mengejar para pelaku korupsi walaupun harus sampai ke Antartika dan Gurun Sahara.
Namun, yang menjadi pertanyaan, mengapa para pembantunya sendiri yang telah berjanji kepadanya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya masih berani melakukan tindakan tercela tersebut?
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jawabannya karena sudah tidak ada yang mereka takuti. Meminjam istilah Prof. Dr. Salim Said, "Jangankan kepada Prabowo, kepada Tuhan pun mereka sudah tidak takut."
Hal itu terbukti dari kenyataan bahwa apa yang secara jelas dilarang oleh Tuhan masih saja terus mereka langgar dan kerjakan. Ini menjadi pertanda bahwa di kalangan para pemimpin dan pejabat kita, tingkat keimanan dan kepatuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang merupakan sila pertama Pancasila, sudah sangat tipis, bahkan mungkin sudah tidak ada lagi sama sekali.
LANGIT7.ID-Terbongkarnya beberapa kasus korupsi di negeri ini akhir-akhir ini, seperti yang dilakukan Wakil Menteri Imigrasi dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beserta bawahannya, benar-benar membuat kita terperangah.
Bagaimana tidak? Presiden Prabowo sudah berkali-kali menyampaikan janji dan tekadnya untuk memberantas praktik korupsi secara sungguh-sungguh. Bahkan, Prabowo menyatakan akan mengejar para pelaku korupsi walaupun harus sampai ke Antartika dan Gurun Sahara.
Namun, yang menjadi pertanyaan, mengapa para pembantunya sendiri yang telah berjanji kepadanya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya masih berani melakukan tindakan tercela tersebut?
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jawabannya karena sudah tidak ada yang mereka takuti. Meminjam istilah Prof. Dr. Salim Said, "Jangankan kepada Prabowo, kepada Tuhan pun mereka sudah tidak takut."
Hal itu terbukti dari kenyataan bahwa apa yang secara jelas dilarang oleh Tuhan masih saja terus mereka langgar dan kerjakan. Ini menjadi pertanda bahwa di kalangan para pemimpin dan pejabat kita, tingkat keimanan dan kepatuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang merupakan sila pertama Pancasila, sudah sangat tipis, bahkan mungkin sudah tidak ada lagi sama sekali.