home edukasi & pesantren

Duka PPDS Manado, Netty Aher: Benahi Total Sistem Pendidikan Spesialis

Rabu, 08 Juli 2026 - 19:25 WIB
Ilustrasi mahasiswa kedokteran. Foto: Pexels
Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Aher, angkat bicara mengenai wafatnya dr. Adrian Rantung, seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Netty menegaskan bahwa tragedi ini harus dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh pada sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan aspek kesehatan mental dan perlindungan bagi para peserta didik.

Baca juga: Hindari Mahasiswa PPDS Depresi, Dekan FK Unair: Pilih Spesialisasi Sesuai Kemampuan

"Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus mengingatkan bahwa kejadian memilukan semacam ini bukan pertama kalinya terjadi di lingkungan pendidikan dokter spesialis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2026).

Oleh karena itu, ia mendesak seluruh pemangku kepentingan untuk segera berbenah demi menjamin keamanan para peserta didik, baik secara akademik maupun psikologis. Terkait proses investigasi yang tengah berjalan, Netty mengimbau publik untuk menghormati dan mengawal tim penyelidik agar dapat bekerja secara mandiri, objektif, serta transparan hingga seluruh fakta otentik terungkap.

Di sisi lain, politisi perempuan ini menilai langkah pemerintah menghentikan sementara aktivitas pendidikan klinis PPDS Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou sebagai keputusan yang tepat demi mempermudah proses evaluasi tata kelola. Mengingat tingginya tekanan kerja di dunia medis, Netty meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak sekadar menerbitkan regulasi di atas kertas, tetapi segera mengeksekusi rencana aksi (action plan) yang konkret.

Langkah nyata yang didorong oleh Komisi IX DPR RI meliputi pelaksanaan skrining kesehatan jiwa berkala serta penyediaan fasilitas pendampingan psikologis yang berkelanjutan, khususnya bagi tenaga medis yang bertugas di unit bertekanan tinggi seperti IGD, ICU, dan kamar operasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya