Amerika Cegah 13 Negara Hadiri Pemakaman Khamenei di Iran Melalui Kampanye Diplomatik
Lusi mahgriefie
Kamis, 09 Juli 2026 - 06:58 WIB
Foto: ist
Media Iran mengklaim bahwa setidaknya ada 13 negara telah menarik diri ataupun menurunkan tingkat perwakilan mereka dari acara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Hal ini diduga ada kaitannya dengan kampanye diplomatik yang diluncurkan Amerika Serikat.
Menurut laporan media Iran, Amerika Serikat dikabarkan meluncurkan kampanye diplomatik untuk mencegah berbagai negara menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa upaya itu menyebabkan setidaknya 13 negara membatalkan kehadiran mereka atau mengirimkan delegasi tingkat rendah.
Melansir dari First Pos, Rabu (9/7/2026), tuduhan media Iran tersebut belum diverifikasi secara independen.
Selain itu, mengutip sumber senior, kantor berita Iran Tasnim melaporkan bahwa Washington meningkatkan upaya diplomatik pada hari-hari menjelang pemakaman tersebut guna mengurangi partisipasi pihak asing.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengeluarkan instruksi rahasia kepada kedutaan besar dan misi diplomatik Amerika pada tanggal 26 Juni, yang mengarahkan para diplomat untuk menggunakan "segala cara yang tersedia" guna mencegah pemerintah negara tuan rumah menghadiri upacara tersebut.
Baca juga:Daftar Kepala Negara yang Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Apakah Indonesia Termasuk?
Menurut laporan media Iran, Amerika Serikat dikabarkan meluncurkan kampanye diplomatik untuk mencegah berbagai negara menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa upaya itu menyebabkan setidaknya 13 negara membatalkan kehadiran mereka atau mengirimkan delegasi tingkat rendah.
Melansir dari First Pos, Rabu (9/7/2026), tuduhan media Iran tersebut belum diverifikasi secara independen.
Selain itu, mengutip sumber senior, kantor berita Iran Tasnim melaporkan bahwa Washington meningkatkan upaya diplomatik pada hari-hari menjelang pemakaman tersebut guna mengurangi partisipasi pihak asing.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengeluarkan instruksi rahasia kepada kedutaan besar dan misi diplomatik Amerika pada tanggal 26 Juni, yang mengarahkan para diplomat untuk menggunakan "segala cara yang tersedia" guna mencegah pemerintah negara tuan rumah menghadiri upacara tersebut.
Baca juga:Daftar Kepala Negara yang Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Apakah Indonesia Termasuk?