Prosesi Pemakaman Khamenei di Irak Sempat Ricuh, Ribuan Pelayat Berusaha Mendekati Peti Mati
Lusi mahgriefie
Kamis, 09 Juli 2026 - 15:31 WIB
Prosesi Pemakaman Khamenei di Irak Sempat Ricuh, Ribuan Pelayat Berusaha Mendekati Peti Mati. Foto Instagram/iraninindonesia
Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Najaf dan Karbala, Irak sempat diwarnai kericuhan. Ribuan pelayat yang hadir di sana saling berebut ingin mendekati peti mati mendiang Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.
Irak menjadi salah satu negara yang dituju sebagai bagian dari upacara pemakaman Khamenei, yang berlangsung selama beberapa hari.
Pada beberapa momen, suasana menjadi kacau, dengan para pelayat mengerumuni peti mati, memaksa para pengusung peti mati untuk menurunkannya agar tidak kehilangan kendali, dilansir dari AP, Kamis (9/7/2026).
Baca juga:Iran Umumkan Daftar Negara yang Hadir di Pemakaman Khamenei, Indonesia Tak Ada dalam List
Di Karbala, kerumunan orang berulang kali mengerumuni peti mati, yang hampir jatuh beberapa kali dalam perjalanan antara dua makam. Di dalam Masjid Imam al-Abbas, panitia memutuskan untuk menurunkan peti mati dalam upaya untuk menghentikan orang-orang yang mendorong maju untuk memohon berkah atau ikut serta dalam membawa peti mati.
Upacara pemakaman Khamenei dimulai pada hari Sabtu, dengan pihak berwenang menutup jalan-jalan, wilayah udara, dan kehidupan sehari-hari di Teheran, ibu kota Iran, saat kerumunan orang memperingati Khamenei.
Jenazah Khamenei kemudian dibawa dari Najaf ke Karbala sebelum dikembalikan ke Iran.
Irak menjadi salah satu negara yang dituju sebagai bagian dari upacara pemakaman Khamenei, yang berlangsung selama beberapa hari.
Pada beberapa momen, suasana menjadi kacau, dengan para pelayat mengerumuni peti mati, memaksa para pengusung peti mati untuk menurunkannya agar tidak kehilangan kendali, dilansir dari AP, Kamis (9/7/2026).
Baca juga:Iran Umumkan Daftar Negara yang Hadir di Pemakaman Khamenei, Indonesia Tak Ada dalam List
Di Karbala, kerumunan orang berulang kali mengerumuni peti mati, yang hampir jatuh beberapa kali dalam perjalanan antara dua makam. Di dalam Masjid Imam al-Abbas, panitia memutuskan untuk menurunkan peti mati dalam upaya untuk menghentikan orang-orang yang mendorong maju untuk memohon berkah atau ikut serta dalam membawa peti mati.
Upacara pemakaman Khamenei dimulai pada hari Sabtu, dengan pihak berwenang menutup jalan-jalan, wilayah udara, dan kehidupan sehari-hari di Teheran, ibu kota Iran, saat kerumunan orang memperingati Khamenei.
Jenazah Khamenei kemudian dibawa dari Najaf ke Karbala sebelum dikembalikan ke Iran.