Serangan AS Hancurkan Jembatan Kereta Api Strategis di Iran Penghubung ke Tiongkok dan Rusia
Lusi mahgriefie
Kamis, 09 Juli 2026 - 08:07 WIB
Sumber: Military Times
Pada hari kedua berturut-turut Amerika Serikat (AS) menyerang Iran dan terbaru AS menghantam sebuah jembatan kereta api strategis di Iran utara yang menghubungkan negara itu dengan Tiongkok dan Rusia.
Demikian dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency pada hari Kamis (9/7/2026).
Menurut kantor berita Fars, rudal jelajah menghantam jembatan Ogtay Khan di Provinsi Golestan, yang merupakan penghubung utama pada koridor kereta api Tiongkok-Turkmenistan-Iran. Serangan rudal jelajah tersebut menyasar jembatan kereta api Ogtay Khan di Provinsi Golestan, wilayah timur laut.
Kantor berita itu juga menggambarkan jembatan tersebut sebagai titik strategis pada koridor kereta api yang menghubungkan Tiongkok, Turkmenistan, dan Iran.
Laporan serangan ini muncul saat Iran menangguhkan layanan kereta api penumpang antara Teheran dan kota Mashhad di timur laut, menyusul peristiwa yang oleh penduduk setempat disebut sebagai serangan AS-Israel terhadap salah satu bagian jalur kereta tersebut. Melansir media Anadolu Ajansi (AA), Kamis (9/7).
Baca juga:Iran Tegaskan Serangan Amerika Tak Pengaruhi Prosesi Pemakaman Khamenei
Tak butuh waktu lama bagi Iran untuk mengatasi hal ini, pihak kereta api Iran menyatakan bahwa tim perbaikan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Para penumpang yang terlantar akan diangkut melalui jalur darat menuju Mashhad.
Demikian dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency pada hari Kamis (9/7/2026).
Menurut kantor berita Fars, rudal jelajah menghantam jembatan Ogtay Khan di Provinsi Golestan, yang merupakan penghubung utama pada koridor kereta api Tiongkok-Turkmenistan-Iran. Serangan rudal jelajah tersebut menyasar jembatan kereta api Ogtay Khan di Provinsi Golestan, wilayah timur laut.
Kantor berita itu juga menggambarkan jembatan tersebut sebagai titik strategis pada koridor kereta api yang menghubungkan Tiongkok, Turkmenistan, dan Iran.
Laporan serangan ini muncul saat Iran menangguhkan layanan kereta api penumpang antara Teheran dan kota Mashhad di timur laut, menyusul peristiwa yang oleh penduduk setempat disebut sebagai serangan AS-Israel terhadap salah satu bagian jalur kereta tersebut. Melansir media Anadolu Ajansi (AA), Kamis (9/7).
Baca juga:Iran Tegaskan Serangan Amerika Tak Pengaruhi Prosesi Pemakaman Khamenei
Tak butuh waktu lama bagi Iran untuk mengatasi hal ini, pihak kereta api Iran menyatakan bahwa tim perbaikan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Para penumpang yang terlantar akan diangkut melalui jalur darat menuju Mashhad.