Dukung Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Kemenperin Gelar Indonesia Halal Industry Awards 2021
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 06:13 WIB
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Langit7
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah melirik potensi di sektor ekonomi dan keuangan syariah yang mengalami perkembangan pada beberapa tahun terakhir. Apalagi, Indonesia ditargetkan tidak hanya sebagai konsumen, malainkan pusat produsen halal dunia.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya secara intensif akan mendukung pemberdyaan industri halal di Tanah Air.
“Untuk mendukung terciptanya ekosistem untuk tumbuhnya ekonomi syariah dan industri halal nasional, dalam beberapa tahun ke depan, Kemenperin akan semakin intensif dan pro aktif dalam mendukung pemberdayaan industri halal nasional," katanya, seperti dilansir dari laman resmi Kemenperin, Senin (22/10).
Baca juga: Kehadiran ISPO Jawab Tuntutan Petani Sawit Skala Kecil
Hal itu dilakukan melalui beberapa program, di antaranya pembinaan SDM industri, meliputi penyelia halal, auditor halal, dan SDM industri halal. Kemudian, pembinaan proses produksi, termasuk jaringan informasi bahan baku dalam rantai pasok, peningkatan kualitas bahan baku, bantuan ketersediaan bahan baku, bimbingan produksi sesuai ketentuan halal, dan verifikasi bahan baku.
Selanjutnya, fasilitasi pembangunan infrastruktur industri halal, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Sertifikat Kompetensi Profesi SDM Halal, dan Laboratorium Uji Halal) dan pengembangan Kawasan Industri Halal.
“Juga publikasi dan promosi untuk mencari dan membuka peluang pasar domestik maupun luar negeri, baik melalui kegiatan promosi, pelaksanaan business matching, juga kerja sama dalam negeri maupun internasional,” jelasnya.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya secara intensif akan mendukung pemberdyaan industri halal di Tanah Air.
“Untuk mendukung terciptanya ekosistem untuk tumbuhnya ekonomi syariah dan industri halal nasional, dalam beberapa tahun ke depan, Kemenperin akan semakin intensif dan pro aktif dalam mendukung pemberdayaan industri halal nasional," katanya, seperti dilansir dari laman resmi Kemenperin, Senin (22/10).
Baca juga: Kehadiran ISPO Jawab Tuntutan Petani Sawit Skala Kecil
Hal itu dilakukan melalui beberapa program, di antaranya pembinaan SDM industri, meliputi penyelia halal, auditor halal, dan SDM industri halal. Kemudian, pembinaan proses produksi, termasuk jaringan informasi bahan baku dalam rantai pasok, peningkatan kualitas bahan baku, bantuan ketersediaan bahan baku, bimbingan produksi sesuai ketentuan halal, dan verifikasi bahan baku.
Selanjutnya, fasilitasi pembangunan infrastruktur industri halal, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Sertifikat Kompetensi Profesi SDM Halal, dan Laboratorium Uji Halal) dan pengembangan Kawasan Industri Halal.
“Juga publikasi dan promosi untuk mencari dan membuka peluang pasar domestik maupun luar negeri, baik melalui kegiatan promosi, pelaksanaan business matching, juga kerja sama dalam negeri maupun internasional,” jelasnya.