home edukasi & pesantren

Program Gernas Rana, Komitmen Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Pesantren dan Madrasah

Ahad, 12 Juli 2026 - 18:32 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat pidato dalam acara peluncuran Gernas Rana. Foto: dok. Kemenag
Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) baru saja diluncurkan Pemerintah guna memperkuat pelindungan anak di pesantren dan madrasah.

Dengan adanya gerakan ini, Pemerintah memastikan setiap anak dapat belajar, beribadah, dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang aman, sehat, penuh kasih sayang, serta terbebas dari kekerasan fisik, seksual, psikis, dan digital.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, Gernas RANA bukan sebatas program, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan ruang pendidikan yang benar-benar melindungi anak.

"Hari ini kita meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak. Ini bukan hanya program. Ini adalah komitmen sekaligus ajakan untuk bergerak bersama," kata Menag saat peluncuran Gernas RANA sekaligus pembukaan Masa Taaruf Santri (Mata Santri) di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Minggu (12/7/2026).

Baca juga:Menag Nasaruddin Umar Minta Fakultas Syariah Jadi Laboratorium Keadilan Hukum Nasional

Menurut Menag, pesantren dan madrasah memiliki peran penting dalam membentuk pengetahuan, karakter, dan kehidupan spiritual anak. Karena itu, upaya pencegahan dan penanganan kekerasan harus menjadi bagian utama dalam tata kelola lembaga pendidikan keagamaan.

"Justru karena kita mencintai dan memuliakan pesantren dan madrasah, maka kita berkewajiban merawatnya. Salah satu perbaikan yang tidak bisa lagi kita tunda adalah memastikan tidak ada satu pun anak yang mengalami kekerasan di tempat ia belajar mengaji dan mengenal Tuhannya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya