Jawa Barat Gencar Bina Pondok Pesantren
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 08:30 WIB
Santri di pondok pesantren. Foto: Langit7
Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait pesantren, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat memberikan pembinaan terhadap pondok pesantren (ponpes).
Hal tersebut disebutkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat sosialisasi Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Perda Provinsi Jabar No 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Pendopo Bupati Cianjur, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (21/10/2021).
Dalam hal ini, ada tiga fokus bantuan yang akan diberikan kepada ponpes sesuai dengan Perda Pesantren. Di antaranya, hak menerima anggaran, hak mendapatkan pembinaan, serta hak menerima pemberdayaan dari pihak pemerintah.
"Terkait pembinaan, bidang pendidikan dan kurikulum tidak menjadi prioritas, tapi Pemda Provinsi Jabar siap menyediakan pembinaan bidang pendidikan dan kurikulum bagi ponpes yang memerlukan," ujarnya.
Baca juga: Kemenag : Pesantren Harus Bisa Jadi Mercusuar bagi Pembangunan Bangsa
Untuk pembinaan, kata dia, tidak termasuk pembinaan bidang pendidikan dan kurikulum. Sebab, setiap ponpes telah memiliki kurikulum dan silabus, yang disesuaikan berdasarkan almamater masing-masing.
"Tapi pemerintah menyediakan kalau ponpes ingin penyuluhan pendidikan dan kurikulum, kami siap," tegasnya.
Hal tersebut disebutkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat sosialisasi Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Perda Provinsi Jabar No 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Pendopo Bupati Cianjur, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (21/10/2021).
Dalam hal ini, ada tiga fokus bantuan yang akan diberikan kepada ponpes sesuai dengan Perda Pesantren. Di antaranya, hak menerima anggaran, hak mendapatkan pembinaan, serta hak menerima pemberdayaan dari pihak pemerintah.
"Terkait pembinaan, bidang pendidikan dan kurikulum tidak menjadi prioritas, tapi Pemda Provinsi Jabar siap menyediakan pembinaan bidang pendidikan dan kurikulum bagi ponpes yang memerlukan," ujarnya.
Baca juga: Kemenag : Pesantren Harus Bisa Jadi Mercusuar bagi Pembangunan Bangsa
Untuk pembinaan, kata dia, tidak termasuk pembinaan bidang pendidikan dan kurikulum. Sebab, setiap ponpes telah memiliki kurikulum dan silabus, yang disesuaikan berdasarkan almamater masing-masing.
"Tapi pemerintah menyediakan kalau ponpes ingin penyuluhan pendidikan dan kurikulum, kami siap," tegasnya.