OJK Siapkan BUS Baru untuk Perkuat Industri Syariah, Identitas Bank Masih Dirahasiakan
Tim langit 7
Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB
OJK Siapkan BUS Baru untuk Perkuat Industri Syariah, Identitas Bank Masih Dirahasiakan
LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional masih terus berjalan. Salah satu langkah yang disiapkan ialah menghadirkan satu Bank Umum Syariah (BUS) baru yang ditujukan memperkuat kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.
Saat ini, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi satu-satunya bank syariah yang berada di kelompok KBMI 3. Sementara kelompok KBMI 2 diisi oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Bank BTPN Syariah Tbk.
Sejalan dengan target tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pembentukan BUS baru masih dalam proses pembahasan. Regulator menyatakan rencana tersebut belum memasuki tahap final sehingga berbagai aspek masih terus dikaji.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pembicaraan mengenai pembentukan bank syariah baru masih berlangsung bersama pihak terkait. Karena prosesnya belum selesai, OJK belum dapat mengungkap identitas entitas yang akan terlibat.
"Sekarang juga masih sedang ada pembicaraan, tentu yang terkait dengan bank syariah lain ya. Saya belum bisa disclose karena ada beberapa rencana yang memang dirasa sedang mereka pelajari dulu," ujar Dian dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/7/2026).
Menurut Dian, salah satu skema yang sedang dikaji ialah pembentukan BUS melalui mekanisme spin-off, yakni pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bank tersendiri.
Meski proses tersebut terus berjalan, OJK belum dapat memastikan kapan bank syariah baru itu akan resmi berdiri.
Saat ini, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi satu-satunya bank syariah yang berada di kelompok KBMI 3. Sementara kelompok KBMI 2 diisi oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Bank BTPN Syariah Tbk.
Sejalan dengan target tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pembentukan BUS baru masih dalam proses pembahasan. Regulator menyatakan rencana tersebut belum memasuki tahap final sehingga berbagai aspek masih terus dikaji.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pembicaraan mengenai pembentukan bank syariah baru masih berlangsung bersama pihak terkait. Karena prosesnya belum selesai, OJK belum dapat mengungkap identitas entitas yang akan terlibat.
"Sekarang juga masih sedang ada pembicaraan, tentu yang terkait dengan bank syariah lain ya. Saya belum bisa disclose karena ada beberapa rencana yang memang dirasa sedang mereka pelajari dulu," ujar Dian dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/7/2026).
Menurut Dian, salah satu skema yang sedang dikaji ialah pembentukan BUS melalui mekanisme spin-off, yakni pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bank tersendiri.
Meski proses tersebut terus berjalan, OJK belum dapat memastikan kapan bank syariah baru itu akan resmi berdiri.