home global news

Israel Makin Dijauhi Eropa, Kini Giliran Belgia Melarang Impor dari Permukiman Ilegal Israel

Ahad, 19 Juli 2026 - 12:35 WIB
Salah satu aksi demo membebaskan Palestina dari genosida Israel di Brussels, Belgia. Foto: peopledispatch.org
Pemerintah federal Belgia telah menyetujui larangan impor barang-barang yang diproduksi di permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina. Seperti diketahui, permukiman Israel tersebut dinyatakan ilegal menurut hukum internasional.

Langkah ini merupakan yang terbaru dari kelompok kecil namun berkembang pesat. Terdiri atas negara-negara Eropa yang bertindak secara mandiri terkait masalah yang belum terselesaikan di tingkat Uni Eropa.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat kabinet terakhir pemerintah sebelum masa reses musim panas, demikian dilaporkan Kantor Berita Belgia (Belga) pada hari Sabtu, dikutip dari AlJazeera, Minggu (19/7/2026).

Aksi tersebut merupakan pemenuhan komitmen yang dibuat tahun lalu terkait skala pemboman Israel di Gaza, serta jumlah korban jiwa yang ditimbulkannya.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot mendesak rekan-rekan sejawatnya di Uni Eropa dalam sebuah pertemuan tertutup di Brussels untuk memberlakukan larangan di seluruh kawasan tersebut. Ia menuding Komisi Eropa hanya memberikan "sesuatu yang sekadar untuk dikunyah" (hiburan semata) kepada para menteri, alih-alih menyodorkan rencana tindakan yang nyata.

Baca juga:Negara Uni Eropa Ramai-ramai Boikot Perdagangan Produk Asal Pemukiman Ilegal Israel

Langkah pelarangan oleh Belgia ini merupakan perwujudan janji domestik sekaligus sinyal bagi para pemimpin Uni Eropa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya