home wirausaha syariah

BAZNAS Perkuat Pemberdayaan Mustahik Lewat ZChicken, Langkat Terima Bantuan Rp300 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:25 WIB
(Dok: Baznas RI)
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan Program ZChicken di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, guna meningkatkan ekonomi mustahik melalui pemberdayaan usaha ayam krispi sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

Peluncuran program ZChicken tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Rabu (22/7/2026), dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Plt. Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., Ketua BAZNAS Provinsi Sumatra Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, MA., Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, Thantawi Jauhari, MA., para muzaki dan donatur, serta para penerima manfaat program.

Adapun bantuan yang diberikan untuk mendukung keberlangsungan usaha meliputi gerobak ZChicken, peralatan usaha, modal usaha, pelatihan, hingga pendampingan. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp300 juta atau sebesar Rp10 juta untuk masing-masing mustahik.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program ZChicken merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

"Masih ada kemiskinan ekstrem kurang lebih masih melanda sekitar 3 juta jiwa di 88 kabupaten/kota. Kabupaten Langkat termasuk salah satu daerah yang masih memiliki kantong kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS pusat dan daerah harus bekerja lebih keras untuk ikut membantu mengentaskan kemiskinan," ucap dia dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Sodik menyampaikan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui usaha produktif. Upaya ini juga sejalan dengan tujuan Asta Cita ketiga Presiden RI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap dua isu utama, yakni kemiskinan ekstrem dan penurunan taraf ekonomi kelas menengah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya