LANGIT7.ID, Beijing,- - Kompetisi lomba kebugaran dan ketahanan,
HYROX di
Beijing, China, Sabtu (12/9/2026) kemarin, menuai sorotan usai salah satu atletnya
buang air besar di celana di tengah pertandingan.
Meski mengalami
inkontinensia fekal parah, Joanna Wietrzyk tetap melanjutkan kompetisi hingga garis finis dan menjadi juara di ajang tersebut.
Baca juga: Waspada Risiko Ispa dan Diare Menyerang Si Kecil di Momen IdulfitriInsiden tersebut kemudian viral di media sosial. Lewat foto-foto yang beredar di dunia maya, kedua kaki Joanna terlihat dipenuhi feses.
Dilansir dari
India Today, Senin (14/9/2026), keputusan Joana untuk terus bertanding, termasuk melewati sejumlah tantangan berat seperti
burpee broad jump, menuai
pujian sekaligus kritik.
Sebagian orang memuji sang atlet karena memilih tidak menyerah. Namun, sebagian lainnya mempertanyakan keputusan Joanna yang tetap berada di lintasan.
Menurut publik, tindakan Joanna tersebut berpotensi membahayakan peserta lain yang harus berkompetisi di jalur yang sama.
“Dia sangat egois—dia terus berlari sepanjang lintasan meskipun mengalami diare. Bagaimana dengan pelari yang berada di belakangnya?” tulis salah satu pengguna di
Weibo.Baca juga: Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Angka Kasus Diare dan ISPAPengguna lainnya menulis, “Pada akhirnya, penyelenggara memang tidak profesional!”
Di Weibo, tagar
#Hyrox incontinence female competitor has not been punished# telah ditonton lebih dari 27 juta kali.
Panitia mengonfirmasi pada Sabtu malam bahwa proses pembersihan besar-besaran telah dilakukan setelah insiden tersebut.
Mereka mengakui kejadian itu menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam penerapan protokol medis dan penanganan kontaminasi biologis selama acara berlangsung.
(est)