LANGIT7.ID-, Jakarta - - Presiden
Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/9) sekira pukul 21.00 WIB usai menghadiri undangan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping.
Terhitung sejak keberangkatannya pada Selasa (2/9) pukul 20.00 WIB, Prabowo hanya menghabiskan waktu kurang dari satu hari berada di
Beijing.
Selama di sana, agenda Prabowo adalah menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok. Momen ini disebutkan sebagai salah satu agenda penting Presiden Prabowo dalam rangka memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia.
Baca juga: Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Berangkat Juga ke Beijing Penuhi Undangan Presiden RRTSekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang mendampingi Prabowo dalam lawatan tersebut memberikan keterangan tertulis. Ia menyampaikan bahwa selain menghadiri acara parade yang diikuti oleh 26 pemimpin dunia, Presiden Prabowo memanfaatkan momentum ini untuk bertemu langsung dengan Presiden Putin.
Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin negara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai sektor, khususnya bidang ekonomi dan investasi.
"Selain menghadiri acara tersebut, Presiden Prabowo juga mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden Xi Jinping dan Presiden Federasi Rusia
Vladimir Putin, masing-masing untuk menindaklanjuti dan memastikan jalannya berbagai investasi ekonomi yang sudah terjalin di antara kedua negara," ungkap Seskab, dikutip Rabu (4/9/2025).
Selain itu, Prabowo juga melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi di Great Hall of the People, Beijing. Pertemuan kedua pemimpin negara berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan pembahasan terkait penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Tiongkok.
Baca juga: Presiden Prabowo Hapus Tunjangan Anggota DPR dan Stop Kunjungan Kerja ke Luar NegeriKehadiran kepala negara dalam forum internasional dan pertemuan bilateral tersebut diharapkan memperkokoh posisi Indonesia di kawasan, sekaligus membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara.
Kunjungan kerja singkat ini mencerminkan tekad Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat jejaring kemitraan global.
Kehadiran Presiden Prabowo di RRT juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang diperhitungkan dalam percaturan internasional.
(lsi)