Usul DPR Soal MBG: Transfer Tunai Rp15.000 atau Dikelola Kantin Sekolah
Lusi mahgriefie
Kamis, 30 Juli 2026 - 09:03 WIB
Romi Soekarno. Sumber: Emedia DPR RI
Muncul usulan baru terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ada dua skema yang diajukan yaitu penyaluran dana MBG sebesar Rp15.000 atau pengelolaan makanan dilakukan langsung oleh kantin atau dapur sekolah.
Demikian disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Romy Soekarno mengutip dari tayangan podcast Rhenald Kasali, Kamis (30/7/2026).
Romy Soekarno mengatakan, usulan dua skema tersebut dinilai dapat membuat pelaksanaan program lebih tepat sasaran serta meminimalkan potensi kebocoran anggaran.
Secara teknis dijelaskan bahwa skema pertama yaitu penyaluran dana MBG sebesar Rp15.000 per hari bisa langsung ke rekening penerima melalui kartu ATM khusus. Dengan sistem ini, orang tua dapat mengelola sendiri dana tersebut untuk kemudian bisa menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak di rumah masing-masing.
Baca juga:Kepala BGN Mundur, DPR Minta Program MBG Tetap Berjalan dan Dievaluasi
Cucu dari presiden pertama RI itu menilai bahwa cara ini lebih efisien sebab dana diterima langsung oleh keluarga tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.
"Kartu ATM ini berfungsi sebagai ditransfer uangnya setiap hari Rp15.000 ke dalam rekening yang dia terima dan Rp15.000 itu bisa untuk dia masak di rumah, ibunya memasakkan untuk anaknya. Jadi tidak ada kebocoran sama sekali," jelasnya.
Demikian disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Romy Soekarno mengutip dari tayangan podcast Rhenald Kasali, Kamis (30/7/2026).
Romy Soekarno mengatakan, usulan dua skema tersebut dinilai dapat membuat pelaksanaan program lebih tepat sasaran serta meminimalkan potensi kebocoran anggaran.
Secara teknis dijelaskan bahwa skema pertama yaitu penyaluran dana MBG sebesar Rp15.000 per hari bisa langsung ke rekening penerima melalui kartu ATM khusus. Dengan sistem ini, orang tua dapat mengelola sendiri dana tersebut untuk kemudian bisa menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak di rumah masing-masing.
Baca juga:Kepala BGN Mundur, DPR Minta Program MBG Tetap Berjalan dan Dievaluasi
Cucu dari presiden pertama RI itu menilai bahwa cara ini lebih efisien sebab dana diterima langsung oleh keluarga tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.
"Kartu ATM ini berfungsi sebagai ditransfer uangnya setiap hari Rp15.000 ke dalam rekening yang dia terima dan Rp15.000 itu bisa untuk dia masak di rumah, ibunya memasakkan untuk anaknya. Jadi tidak ada kebocoran sama sekali," jelasnya.