home edukasi & pesantren

PBNU Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Kekerasan di Lingkungan Pesantren

Senin, 03 Agustus 2026 - 05:36 WIB
PBNU Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Kekerasan di Lingkungan Pesantren
‎‎Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengambil langkah tegas dalam mengikis tindak kekerasan di lingkungan pondok pesantren. Melalui kolaborasi Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU dan Satuan Tugas Penanggulangan Kekerasan (SAKA), PBNU menggulirkan gerakan nasional bertajuk 'Pesantrenku Aman'.



‎Sekretaris RMI PBNU, Ulun Nuha, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai upaya pembenahan tata kelola lembaga pendidikan Islam sekaligus memperketat sistem perlindungan santri di Indonesia.



‎“Kekerasan di mana saja terjadi, termasuk di pesantren. Kita ingin terus memperbaiki diri. Hari ini para kiai berkomitmen untuk betul-betul mewujudkan pesantren yang aman,” ungkap Ulun dalam agenda kegiatan di Tangerang, Banten, seperti dikutip Antara,Senin (3/8/2026).



‎Guna merealisasikan komitmen tersebut, PBNU meluncurkan pedoman khusus berjuluk ARKAN (Rukun Pesantren Aman). Panduan ini mewajibkan pesantren memperkuat sanad keilmuan yang valid, menerapkan aturan pengasuhan ramah anak, membentuk Satgas internal, menyediakan saluran pengaduan yang mudah diakses, hingga memasang perangkat pemantau seperti CCTV.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya