home global news

Fadli Zon Percepat Pemajuan Kebudayaan, Cagar Budaya Nasional Tembus 743 Situs

Kamis, 06 Agustus 2026 - 12:42 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, berdialog dengan para awak media dalam kegiatan Bincang Santai Pemajuan Kebudayaan di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya Kementerian Kebudayaan dalam mempercepat pemajuan kebudayaan, mulai dari pelindungan warisan budaya, penguatan museum dan ekosistem seni, pemanfaatan aset untuk kebudayaan, hingga diplomasi budaya di tingkat internasional.

Menbud mengatakan, hampir dua tahun setelah menjadi institusi tersendiri, Kementerian Kebudayaan terus mendorong pemajuan kebudayaan secara lebih akseleratif sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Upaya tersebut mencakup pelindungan kebudayaan dan tradisi, pengembangan, pemanfaatan, pembinaan, serta diplomasi dan promosi kebudayaan.

“Kita mengejar segala upaya untuk pemajuan kebudayaan yang lebih akseleratif, baik dalam pelindungan kebudayaan dan tradisi, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan, hingga diplomasi dan promosi sesuai amanat undang-undang,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Dalam upaya pelindungan warisan budaya, Menbud Fadli Zon menyampaikan bahwa penetapan Cagar Budaya Nasional (CBN) kini telah mencapai 743, meningkat signifikan dibandingkan sebelum Kementerian Kebudayaan berdiri sebagai institusi tersendiri yang jumlahnya masih kurang dari 228. Selain itu, Kementerian Kebudayaan terus mendorong museum sebagai pusat edukasi dan ruang budaya yang dekat dengan masyarakat, termasuk melalui penerbitan Museum Passport yang telah terjual sebanyak 20.000 buku dan mendapat sambutan antusias dari generasi Z.

Penguatan museum juga dilakukan melalui pemanfaatan aset untuk menghadirkan ruang budaya baru. Kementerian Kebudayaan tengah menyiapkan Museum Film di Kota Tua, Museum Fotografi di Semarang, serta rencana Museum Musik di Bandung. Museum Film nantinya akan menggambarkan perjalanan perfilman Indonesia dari masa ke masa, sementara Museum Musik diharapkan dapat menghadirkan perjalanan musik Indonesia dan memperkuat apresiasi masyarakat terhadap karya budaya nasional.

Menurut Menbud, penguatan museum berjalan seiring dengan perkembangan ekosistem film dan musik Indonesia. Film nasional saat ini telah memiliki sekitar 67 persen market share di negeri sendiri dan pada 2026 terdapat sekitar 15 film Indonesia yang menjadi box office. Di bidang musik, sekitar 80 persen masyarakat Indonesia mendengarkan musik Indonesia, yang menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat terhadap karya musik nasional.

“Kita juga mempunyai modal yang baik dalam film dan musik. Film kita sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan 67 persen market share. Tahun ini ada sekitar 15 film Indonesia yang menjadi box office. Ini menunjukkan bahwa ekosistem film kita berjalan dengan baik. Begitu juga musik, sekitar 80 persen orang Indonesia mendengarkan musik Indonesia,” tambah Menbud Fadli Zon.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya